Shawarma

Secara berkala saya pergi ke Twin Cities yang jaraknya 3 jam naik mobil dari Duluth. Twin Cities adalah sebutan untuk kota Minneapolis dan St. Paul. Dinamakan Twin Cities, karena dua kota tersebut bersebelahan dan hanya dipisahkan oleh sungai Mississippi, maka layak dinamakan kota kembar. Tujuan saya ke Twin Cities yang paling sering adalah untuk belanja kebutuhan dapur yang gak ada di Duluth seperti bumbu bumbu dari Asia dan berbagai daging ternak (non laut) di tukang daging halal.

Langganan daging kami adalah toko Holy Land – situsnya www.holylandbrand.com. Jualannya bukan cuma daging tapi ada segala bumbu dan jajanan khas dari Timur Tengah maupun Asia Selatan. Untuk urusan daging, selain menjual daging mentah, di Holy Land juga ada daging olahan (bangsa sosis, salami, pastrami, bratwurst, wah macem macem deh) dan juga daging matang siap santap alias restoran.

P1060502

Kalau ke toko ini, saya tidak akan pernah melewatkan njajan shawarma, meskipun mereka juga ada buffet dengan menu cukup beragam dengan harga lumayan murah.

P1060503edit

Satu porsi shawarma cukup untuk 2x makan buat saya, karena porsinya betul betul sak hohah. Cara penyajiannya, potongan shawarma dimasukkan dalam pita bread bersama dengan salad yang sudah diguyur hummus. Kemudian ditambah nasi kuning dan tambahan hummus. Saya selalu abaikan nasi, dan minta porsi shawarmanya dibanyakin. Favorit saya adalah shawarma kambing.

DSC_0026edit

Hmmm….ngeces sodara.

About these ads

18 thoughts on “Shawarma

  1. uenak iki yo Evia, waduh tapi wes suwe nggak mangan mane aku rek, terakhir ndek Libanon mangan swarma kambing
    iku camik gotek e sampeyan tulisanne font e iso gede2, gotek ku durung ketemu rek pancet cilik moto iso kece kabeh lek moco ………………

    • Sosis gede namanya salami, diiris tipis tipis setipis kertas.

      Mengenai shawarma, kadang orang orang sering rancu dengan kebab. Resto yang aku datangi ini resto middle east. Menurut kamus kuliner mereka, kebab adalah daging yang dipotong potong lantas ditusuk dan kemudian dipanggang. Mirip sate Madura gitu deh, bedanya potongan dagingnya gede gede. Sedangkan shawarma adalah daging yang dipotong tipis tipis, trus di tusuk ke tusukan menumpuk, kemudian dipanggang dengan alat khusus dan diputar. Seperti yang ada di foto tengah. Ada tiga macam shawarma.
      Cara menghidangkannya, shawarma diiris tipis menyamping trus dimasukkan pita bread, seperti di gambar paling bawah.

  2. Waktu masih di Dubai ini paling demen makan shawarma.. makanan murah meriah di middle east… and enakkkkk…. Sekarang disini suka ke mediteranian restaurant atau greek rest.. mereka nyebutnya gyro…

    • Ah iya, ada yang nyebut gyro.
      Kalau di Indonesia lebih dikenal dgn kebab. Sedangkan kalau di Middle East, kebab itu potongan daging utuh yang ditusuk tusuk seperti sate.

    • Di Duluth gak ada butcher halal Ed.
      Dulu ada toko daging yang jualan daging halal, dapet supply dari Chicago. Tapi udah enggak lagi karena minimal pembeliannya naik, kalau gak salah seribu pound setiap pesen, pelanggannya gak banyak makanya tokonya keberatan kalau kudu beli seribu pound sekali beli.

Leave a reply [Please don't spam but OOT is highly appreciated :P]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s