SOTO LAMONGAN

Description:
Atau soto ayam. Beda dengan Soto Madura yang dari daging sapi.

Ingredients:
Seperti biasanya, ukuran bumbu dan lain lainnya pake perasaan. Kalau dah jadi di icip2, bila kurang tinggal tambahin sesuai selera.
Bahan bumbu yang dihaluskan:
Bawang merah, bawang putih, merica, ketumbar, kunyit, jahe, kemiri.

Bahan bumbu yang lain:
Sereh – ambil putihnya dan digeprek
Daun jeruk purut
Bawang pre cincang

Bahan isi:
Ayam kampung
Telur ayam rebus
Soun direndam kedalam air panas
Seledri cincang. Kalau nggak ada, pake daun ketumbar, kan mirip tuh.
Bawang merah goreng
Kubis
Krupuk udang
Poyah

Bahan sambal:
Tomat, cabe rawit, bawang putih.

Bahan poya:
Kerupuk udang
Bawang putih goreng

Directions:
Rebus ayam dengan api kecil.
Pada saat yang bersamaan, tumis bawang pre cincang sampai layu.
Kemudian masukkan bumbu yang sudah dihaluskan.
Setelah tumisan bumbu halus matang, masukkan sereh yang sudah digeprek dan daun jeruk purut. Aduk aduk supaya tidak gosong.
Setelah berbau harum pindah kan kedalam panci yang sudah terisi air dan ayam. Biarkan sampai ayamnya matang.
Setelah ayam cukup empuk, kemudian dipanggang. Biasanya sih digoreng, tetapi karena kami mengurangi konsumsi goreng2an, dipanggang aja deh.

Sambal:
Rebus tomat dan cabe rawit sebentar.
Kemudian diuleg bersama sama dengan bawang putih.

Poya:
Bawang putih dan Krupuk dihancurkan sampai lembut.

Cara penyajian:
Atur dalam mangkok soun, telur rebus yang dipotong potong, rajangan kubis, suwiran ayam.
Siram dengan kuah soto.
Taburi dengan bawang merah goreng dan poyah.
Peras jeruk nipis di atas soto.
Terakhir adalah sambalnya bila suka pedas.
Dimakan bersama krupuk udang atau krupuk kampung.

Slrppp enyak enyak enyakkkk dimakan panas panas di tengah musim salju. Hati puas makan soto panas dengan sambel pedas

Advertisements

2 thoughts on “SOTO LAMONGAN

  1. aprilisa said: laaaaah..ini bisa tuh pasang foto… pake nanya lagi ah… kekekeke….

    Hoiii….Lisa, ini masangnya setelah nanya ente. Langsung boo…abis nanya, utak atik. Aku jawab tuh di jurnalnya Lisa. Tadinya Photobucket ku yg kosong melompong, jadi keisi. Nggak ngeh juga, buat apa punya Photobucket, ternyata buat ginian tho. Maklum gaptek (gagap di ketek) huehehehe…

Leave a reply [Please don't spam but OOT is highly appreciated :P]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s