HANYA MI

Copyright © Evia Nugrahani W Koos

All photos in this album are taken by Evia N W Koos, all rights reserved.

Sedang suntuk

Di luar udara sedang dingin menggigit

Keringnya bisa meretakkan kulit

Mencoba menghilangkan kesenduan dengan mengolah mi

Iya, hanya mi. Mi cepat saji pula. Yang tinggal direbus air mendidih.

rice vermicelli in spoon




Advertisements

54 thoughts on “HANYA MI

  1. idachairunnisa said: olympus FE-25, 10 megapixelfyi,semalam aku bikin lightbox dr kardus bekas yang kanan,kiri&atasnya dilubangi&dipasangi kertas kalkir (hasil googling). yang cara kerjanya; lampunya ditaruh di bagian atas.tapi pas tak coba motret beberapa obyek. hasilnya kok keliatan terlalu terang,apa ada hub-nya sm sumber cahayanya ya mbak? aku pake lampu belajar yg model mangkok.apa seharusnya pake neon panjang ya mbak (supaya cahayanya lebih menyebar di balik kertas kalkirnya)maaf aku nanya-nanya terus.jangan kapok ya mbak via

    Shutter speednya pake standartnya kamera (gak tau tak uthik-uthik), lampunya warna putih

    matur suwun sing uakeh gae infone ya,ning via….*cium tangan 😉

  2. idachairunnisa said: olympus FE-25, 10 megapixelfyi,semalam aku bikin lightbox dr kardus bekas yang kanan,kiri&atasnya dilubangi&dipasangi kertas kalkir (hasil googling). yang cara kerjanya; lampunya ditaruh di bagian atas.tapi pas tak coba motret beberapa obyek. hasilnya kok keliatan terlalu terang,apa ada hub-nya sm sumber cahayanya ya mbak? aku pake lampu belajar yg model mangkok.apa seharusnya pake neon panjang ya mbak (supaya cahayanya lebih menyebar di balik kertas kalkirnya)maaf aku nanya-nanya terus.jangan kapok ya mbak via

    sori ning, lagek sempet mbales. tas muleh soko kemping.
    bareng tak delok2 ndek internet, FE-25 pilihan aperture F/3.1 karo F/5.9. Gak ono maneh.

    mengenai hasil terlalu terang, nggawe shutter speed piro? Trus lampune jenis opo? TL opo kuning? Iso dicepetno gak shutter speednya? Cobak’en nganggo lampu neon, tapi white balance diadjust, supoyo hasile natural.

    Contone koyok foto ndek ngisor iki, wernone natural. Motret nganggo lightbox, WB fluorescent. Nek nganggo WB standard hasile kekuningan.

    gak popo ning, takok2 ae nek sik durung ngerti, ojo bosen bosen takok. Insya Allah tak warahi nek ketepakan aku weruh jawabane.

  3. idachairunnisa said: mbak via..camdig-ku sing terlalu sederhana, opo aku sing ga nemu settingan buat ganti F-nya ya? soalnya aku wes nyinauni manual booknya tapi ga ada penjelasan tentang ganti-ganti F-nya..*camera wes tak uprek-uprek,Fnya cuma ada 3.1mohon pencerahannya ya mbak..maturnuwun

    olympus FE-25, 10 megapixel

    fyi,semalam aku bikin lightbox dr kardus bekas yang kanan,kiri&atasnya dilubangi&dipasangi kertas kalkir (hasil googling). yang cara kerjanya; lampunya ditaruh di bagian atas.tapi pas tak coba motret beberapa obyek. hasilnya kok keliatan terlalu terang,apa ada hub-nya sm sumber cahayanya ya mbak? aku pake lampu belajar yg model mangkok.apa seharusnya pake neon panjang ya mbak (supaya cahayanya lebih menyebar di balik kertas kalkirnya)

    maaf aku nanya-nanya terus.
    jangan kapok ya mbak via

  4. idachairunnisa said: mbak via..camdig-ku sing terlalu sederhana, opo aku sing ga nemu settingan buat ganti F-nya ya? soalnya aku wes nyinauni manual booknya tapi ga ada penjelasan tentang ganti-ganti F-nya..*camera wes tak uprek-uprek,Fnya cuma ada 3.1mohon pencerahannya ya mbak..maturnuwun

    kamerane opo? merk dan tipenya?
    coba tak liat di internet, sopo ngerti ono..

  5. idachairunnisa said: maturnuwun untuk sharingnya, mbak vi..ntar malam camdig-ku tak utak-atiknya… 🙂

    mbak via..camdig-ku sing terlalu sederhana, opo aku sing ga nemu settingan buat ganti F-nya ya? soalnya aku wes nyinauni manual booknya tapi ga ada penjelasan tentang ganti-ganti F-nya..*camera wes tak uprek-uprek,Fnya cuma ada 3.1

    mohon pencerahannya ya mbak..maturnuwun

  6. enkoos said: Pake F angka rendah. Semakin rendah angkanya, semakin blur yang bukan fokus. Kamera pocket bisa asal ada setting manual.Coba sering sering motret dengan F bervariasi. Dari yang paling kecil ke paling gede.F/2.8, F/3.5, F/5.6, F/8, F/11 dst.

    maturnuwun untuk sharingnya, mbak vi..
    ntar malam camdig-ku tak utak-atiknya… 🙂

  7. idachairunnisa said: mbak vi,aku mbok diajari teknik motretnya spy bisa bikin efek kayak gini…*efek "blur" di belakangnya.btw,kameraku cuma pocket camera.olympus 10MP. bisa ga ya bikin foto mirip begini.ini pake lightbox-kah?

    Pake F angka rendah. Semakin rendah angkanya, semakin blur yang bukan fokus. Kamera pocket bisa asal ada setting manual.
    Coba sering sering motret dengan F bervariasi. Dari yang paling kecil ke paling gede.
    F/2.8, F/3.5, F/5.6, F/8, F/11 dst.

    Enggak, ini gak pake lightbox. Pake sinar natural aliasn matahari.

  8. cantik3ah said: Salam kenal daro orang Sepanjang hehehe….Fotonya bagus yang pertama.

    mbak vi,aku mbok diajari teknik motretnya spy bisa bikin efek kayak gini…*efek "blur" di belakangnya.
    btw,kameraku cuma pocket camera.olympus 10MP. bisa ga ya bikin foto mirip begini.
    ini pake lightbox-kah?

  9. cantik3ah said: Salam kenal daro orang Sepanjang hehehe….Fotonya bagus yang pertama.

    Eh, orang Sepanjang tho. Salam kenal juga mbak
    Kok lebih suka yg pertama, kenapa? Lebih gelap dan mie nya nggak terlihat nonjol.

  10. fotofunmp said:

    Ma’ap ma’ap, belum sempet berpartisipasi karena susah nyari obyeknya. Obyek yg belakangan mengenai transport udah terkonsep di otak. Soalnya punya stok foto kendaraan aneh2 di tanah air. Lha kok ndilalah HD ku jebol. Yo wis pasrah dah. Moodnya terbang lagi.
    Disini juga ada transport, tapi cuaca lagi gila minus 35 C. Alamak jannnn..Kalau keluar rumah musti kayak ninja dulu, peralatan perang (kamera dan printilannya) juga kudu dikrukupi rapet biar nggak rusak.

  11. erm718 said: ck ck ck… *karo ndomblong*

    Arum: Yang penting bukan obyeknya. Sepatu jebol bisa jadi obyek menarik.
    Anik: Wis ndang gawe dewe kono, timbang ndrodos ngiler 🙂
    Reni: Halah…wong foto sederhana ngene kok njaluk diajari barang.
    Mbak Sri: Ambil aja yang disini mbak, kalau masih laper makan bareng2 yuk.

Leave a reply [Please don't spam but OOT is highly appreciated :P]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s