[Hikmah Ramadhan] Masjid of the Midnight Sun

Memindahkan bangunan dengan melintasi daratan dan mengarungi sungai dengan bentang jarak 4000 km. Mungkinkah itu? Selama kita tetap berusaha, tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah dan umatNya yang percaya padaNya. Dengan diiringi do’a dan ijin Yang Maha Kuasa, Insya Allah semuanya akan terwujud.

***

Inuvik adalah sebuah kota kecil di Northwest Territories (setingkat dengan provinsi), Canada. Lokasinya di ujung bumi dengan iklim ekstrim dinginnya.

Inuvik


Populasinya tak banyak hanya sejumlah 3,500. Sekitar 100 diantaranya adalah muslim yang sebagian besarnya adalah para imigran dari berbagai negara. Selama ini mereka mempergunakan trailer kecil sebagai mesjid.

inuvik-old trailer masjid



Seiring dengan pertumbuhan populasi di komunitas mereka, trailer tersebut tak sanggup menampung segala kegiatan mereka sehingga terpikir untuk memiliki masjid yang sebenarnya.

Membangun mesjid di kota Inuvik tak semudah membangun mesjid di kota lain. Iklim yang ekstrim adalah salah satu kendala dari sekian banyak tantangan yang ada. Lokasi Inuvik yang sangat terpencil adalah kendala lainnya yang menyebabkan biaya hidup dan harga kebutuhan sehari hari melambung tinggi. Termasuk juga harga bahan bahan bangunan. Setelah dikalkulasi, membangun mesjid di tempat tersebut membutuhkan biaya sebesar 750.000 dolar (entah dolar US atau Kanada karena sumber di eramuslim.com tak menyebutkannya). Itu belum termasuk biaya untuk tenaga ahli bangunan. Biaya tersebut jauh lebih tinggi bila membangun di tempat lain di Kanada yang hanya setengahnya.

Singkat cerita, sebuah organisasi membantu komunitas muslim di Inuvik tersebut dengan membangun masjid di Winnipeg, Kanada dan mengirimkannya ke Inuvik. Selesaikah masalahnya? Disinilah dimulai perjuangan yang tak kalah beratnya.

Mesjid yang berukuran 457 meter persegi diangkut dengan truk trailer menyusuri daratan dan sungai sejauh 4.000 kilometer. Pada sebuah jembatan, roda belakang truk trailer harus dilepas karena lebar jembatan hanya seukuran lebar truk. Agar seimbang dan mesjid tidak ambruk, truk kedua mensupport truk utama pengangkut mesjid dan kedua supir truk berkoordinasi dengan amat hati hati. Lepas dari jembatan, kelegaan belum terlalu lama menghampiri. Karena truk trailer hampir saja tersungkur di jurang. *Fyuhh*

Selain itu, pihak transporter harus berkejaran dengan musim agar mesjid tiba pada waktu yang dijadwalkan supaya tidak terhadang ganasnya winter yang bersuhu rata rata -40 derajat C (minus 40 derajat C). Apa akibatnya kalau terhadang winter? Sungai akan membeku dan kapal bermuatan mesjid tidak bisa melayarinya. Akibatnya, harus menunggu musim panas setahun lagi. Tambahan info, kapal yang melayari sungai hanya ada 3 buah selama musim panas. *Duluth rata rata HANYA -20 derajat C. Dan itu sudah cukup membuat pejalan kaki berkeliaran di jalan dengan baju seperti astronot saking tebelnya. Gimana yang rata rata -40 C ya? Tanyakan pada rumput yang berjoget.*

Alhamdulillah, setelah segala rintangan di 3 minggu perjalanan, perjuangan mereka mencapai ujung harapan karena mesjid tiba dengan selamat di Inuvik tanggal 24 September 2010.

Perjalanan mesjid yang fenomenal tersebut terdengar oleh Fathallah Fargat dari Ontario dan segera dibangunnya minaret untuk mesjid tersebut yang belakangan diberi nama “Masjeed of the midnight sun.” Mengapa disebut midnight sun? Karena pada saat musim panas di Inuvik dan tempat tempat lain yang dekat dengan kutub utara, matahari masih bersinar dengan terangnya di tengah malam.

Di bawah ini adalah tayangan perjalanan Masjid of the Midnight sun dengan latar suara Michael Bolton “Go the distance”


Dirangkum dari berbagai sumber


Catatan:
Yang gak bisa ngliat videonya, komputernya tolong direfresh. Siapa tahu bisa. Sebab tadi aku juga gitu. Begitu publish jurnalnya, videonya gak bisa dilihat, lantas aku refesh dan Alhamdulillah videonya muncul.

Kalau masih belum bisa juga, bisa langsung meluncur ke youtube, linknya disini: http://youtu.be/ifgsY4wWl9c atau lihat di videonya disini yang sudah saya impor dari youtube, dengan seijin pemiliknya – Nilufer Rahman.
Lagu latar: Michael Bolton “Go the distance”
Lirik berasal dari: situs resmi Michael Bolton

I have often dreamed, of a far off place
Where a hero’s welcome, would be waiting for me
Where the crowds will cheer, when they see my face
And a voice keeps saying, this is where I’m meant to be

I’ll be there someday, I can go the distance
I will find my way, if I can be strong
I know ev’ry mile, will be worth my while
When I go the distance, I’ll be right where I belong

Down an unknown road, to embrace my fate
Though that road may wander, it will lead me to you
And a thousand years, would be worth the wait
It might take a lifetime, but somehow I’ll see it through

And I won’t look back, I can go the distance
And I’ll stay on track, no, I won’t accept defeat
It’s an uphill slope, but I won’t lose hope
Till I go the distance, and my journey is complete

But to look beyond the glory is the hardest part
For a hero’s strength is measured by his heart

Like a shooting star, I will go the distance
I will search the world, I will face its’ harms
I don’t care how far, I can go the distance
Till I find my hero’s welcome, waiting in your arms

I will search the world, I will face its harms
Till I find my hero’s welcome, waiting in your arms


Advertisements

156 thoughts on “[Hikmah Ramadhan] Masjid of the Midnight Sun

  1. sepasangmatabola said: Masya’ Allah iki yo mbak Via. Hebring… πŸ™‚

    Subhanallah. Kayak gini ini yang mencontohkan kedamaian. Mereka bahu membahu mendirikan tempat ibadah, saling tolong menolong. Ada toleransi disini. Ya toh :))*wink wink*

  2. wayanlessy said: Hihi…aku ki mbayangke koyok awakku dewe mbak…nek bar winter kademen trus pulkam ke khatulistiwa, biasane meriang ga jelas di hari pertama. Itupun winter terkejam yg pernah ku alami ‘cuma’ – 17 C ..gimana ya kalo abis ngerasain -40 C trus pulkam ke negeri yg +40 C?

    hahahahhaha…itulah yang kurasakan setelah bertahun tahun jadi penduduk negeri 4 musim. kalau pulkam, sumuk. tapi diem2 aja. kalau bilang sumuk ntar dibilang mentang2. Duluth kalau lagi summer, suhu paling tinggi selama ini 90 F (sekitar 32 C), itupun hanya terjadi selama beberapa hari dalam setahun. Rata2 suhu di musim panas adalah 70 F (sekitar 21 C). Dan udaranya kering. Jadi kebayang kalau pulkam ke Surabaya, pas bulan Juni – Agustus, suhunya bisa 35 C, lembab lagi, tiap hari kemringet. Mandi bisa 3x sehari, kadang lebih. Tapi ya mingkem aja timbang dibilang mentang mentang. hehehehehe…

  3. enkoos said: Iki maksute piye? Dari tadi kubaca berulang ulang gak mudeng je. Maapkan otakku yang lemot ini. Orang Somalia dan Libanon yang sudah jadi penduduk Inuvik, kalau pulang kampung ke negara asalnya (di Afrika sana) pada saat winter, kaget gitu ya?

    Hihi…aku ki mbayangke koyok awakku dewe mbak…nek bar winter kademen trus pulkam ke khatulistiwa, biasane meriang ga jelas di hari pertama. Itupun winter terkejam yg pernah ku alami ‘cuma’ – 17 C ..gimana ya kalo abis ngerasain -40 C trus pulkam ke negeri yg +40 C? *maap mbak..kadang aku sering lompat2 mikir yg ga nyambung dgn topik gini*

  4. enkoos said: Saskatoon di Kanada?

    Iya mbak Saskatoon yg di Kanada. Ada High energy Physics Lab di sana. Nggak jarang uda kebagian suhu ekstrim kl pas ke sananya winter…saskatoon kan terletak di provinsi paling flat di sana mbak..jd kl angin kutub dtg dlm waktu singkat dingiii. Bgt, tp kl angin dari bawah dtg jd panas..jd suhunya berubah rubah banyak dlm wkt singkat..

  5. wayanlessy said: Orang Inuvik yg asli dari Somalia, Libanon dan sekitarnya mungkin kaget bgt kali ya kl pulang kampung pas lagi winter ? ^_^

    Iki maksute piye? Dari tadi kubaca berulang ulang gak mudeng je. Maapkan otakku yang lemot ini. Orang Somalia dan Libanon yang sudah jadi penduduk Inuvik, kalau pulang kampung ke negara asalnya (di Afrika sana) pada saat winter, kaget gitu ya?

  6. wayanlessy said: uda Andri (bojoku) sudah pernah bbrp kali ngalamin suhu – 35 c hingga mendekati -40 c tiap kali harus ekperimen di lab yg ada di Saskatoon..dan katanya..bagi orang yg di suhu- 15 C udah beku ditengah jalan kayak aku pasti musti pakai baju kayak termos kl mau ikut ke sana pas winter….

    Saskatoon di Kanada?

  7. eddyjp said: pekerjaan yang luar biasa tantangannya, hebats.

    Baca ini tambah terharuuuu…( kuwalik aku baca postingannya mbak..aku baca yg satunya duluan)Iya mbak ..ngga kebayang iklim ekstrim di sana. Persendianku udah gemeletuk ngilu bayanginnya. Pengen bgt bisa ke sana..tapi bojoku ndak setuju.uda Andri (bojoku) sudah pernah bbrp kali ngalamin suhu – 35 c hingga mendekati -40 c tiap kali harus ekperimen di lab yg ada di Saskatoon..dan katanya..bagi orang yg di suhu- 15 C udah beku ditengah jalan kayak aku pasti musti pakai baju kayak termos kl mau ikut ke sana pas winter….Orang Inuvik yg asli dari Somalia, Libanon dan sekitarnya mungkin kaget bgt kali ya kl pulang kampung pas lagi winter ? ^_^

  8. mbaktyas said: dalem sampun mirsani mbak ev…alhamdulillah dapet ijin share dari yang punya ya.Aamiin ya robb.. sami2 mbakyu πŸ™‚

    Iya Tyas, Alhamdulillah banget. Yang punya film malah berniat ngabari kalau filmnya udah kelar.

  9. mbaktyas said: Mbak evia salam kenal yaa.Aku tadi ceklik link di blognya pak dokter mmamir38 hehe..Subhanalloh, pengen nangis baca cerita ini.Bisaan aja mindahinnya. tapi sayang β€œvideo blocked in your country” hiks.Aku di jakarta nih :(Tursuwun ya mbak untuk sharingnya

    Salam kenal juga TyasSuwun juga.Coba klik link ini buat liat videonya http://youtu.be/ifgsY4wWl9cMudah2an bisa dilihat.

  10. wib711 said: Yu kusminah lagi insyaf

    Mbak evia salam kenal yaa.Aku tadi ceklik link di blognya pak dokter mmamir38 hehe..Subhanalloh, pengen nangis baca cerita ini.Bisaan aja mindahinnya. tapi sayang β€œvideo blocked in your country” hiks.Aku di jakarta nih :(Tursuwun ya mbak untuk sharingnya

  11. tintin1868 said: link disini tetep ga bisa dibuka.. ku ngeguling deh dapat youtube yang bisa dibuka soal mesjid ini loh..

    hahahahahaha…kualitasnya jelek!!!Kayak film bajakan. Itu kan sama dengan youtube yang aku kasih. DIputer di ruangan trus dishoot lagi. Bagusan video yang di jurnalku dong dang ding dong. Berarti di tempatnya Tintin emang diblock.

  12. nur4hini said: tahu kabar ini beberapa kira-kira sebulan yang lalu mbak evi, bapaknya khansa yang cerita, dapat kabar dari masjid. tapi lihat videonya barusan setelah baca postingan mbak evi ini (pas bapaknya khansa cerita, gak kepikirian google videonya). subhnallah….merinding langsung mewek sendirian tadi pagi sebelum berangkat sekolah. hehe tapi jadi semangat ngonthel sepeda mbak, soalnya jadi mbandingin, ah baru ngonthel sepeda 6 km pulang pergi ke sekolah pas ramadhan aja ngeluh. Mindahin masjid itu jauhhhh sekali effortnya yang di perlukan dibanding ngonthel sepeda…

    Huaaaa…. keliru, mbak… Aku bukan ‘Tin’

  13. nur4hini said: tahu kabar ini beberapa kira-kira sebulan yang lalu mbak evi, bapaknya khansa yang cerita, dapat kabar dari masjid. tapi lihat videonya barusan setelah baca postingan mbak evi ini (pas bapaknya khansa cerita, gak kepikirian google videonya). subhnallah….merinding langsung mewek sendirian tadi pagi sebelum berangkat sekolah. hehe tapi jadi semangat ngonthel sepeda mbak, soalnya jadi mbandingin, ah baru ngonthel sepeda 6 km pulang pergi ke sekolah pas ramadhan aja ngeluh. Mindahin masjid itu jauhhhh sekali effortnya yang di perlukan dibanding ngonthel sepeda…

    Belum bisa buka videonya. Online dari hp. Tapi, artikel di atas sudah bisa saya membayangkan perjuangan mereka. Gimana ya menyiasati suhu dalam trailer biar shalat tidak kedinginan, membeku?

  14. nur4hini said: tahu kabar ini beberapa kira-kira sebulan yang lalu mbak evi, bapaknya khansa yang cerita, dapat kabar dari masjid. tapi lihat videonya barusan setelah baca postingan mbak evi ini (pas bapaknya khansa cerita, gak kepikirian google videonya). subhnallah….merinding langsung mewek sendirian tadi pagi sebelum berangkat sekolah. hehe tapi jadi semangat ngonthel sepeda mbak, soalnya jadi mbandingin, ah baru ngonthel sepeda 6 km pulang pergi ke sekolah pas ramadhan aja ngeluh. Mindahin masjid itu jauhhhh sekali effortnya yang di perlukan dibanding ngonthel sepeda…

    Betulllll mbak Nur. Semangat mereka yang Masya Allah. Menularkan semangat untuk gak gampang putus ada dan mensyukuri nikmat yang diberikan Allah. Tetep semangat ngonthel sepedah ya.

  15. tintin1868 said: ini mesjid di alaska katanya mau dibangun.. http://bujangmasjid.blogspot.com/2010/09/masjid-pertama-di-alaska-as-segera.html

    tahu kabar ini beberapa kira-kira sebulan yang lalu mbak evi, bapaknya khansa yang cerita, dapat kabar dari masjid. tapi lihat videonya barusan setelah baca postingan mbak evi ini (pas bapaknya khansa cerita, gak kepikirian google videonya). subhnallah….merinding langsung mewek sendirian tadi pagi sebelum berangkat sekolah. hehe tapi jadi semangat ngonthel sepeda mbak, soalnya jadi mbandingin, ah baru ngonthel sepeda 6 km pulang pergi ke sekolah pas ramadhan aja ngeluh. Mindahin masjid itu jauhhhh sekali effortnya yang di perlukan dibanding ngonthel sepeda…

  16. enkoos said: tahun berapa Tin? Ini mesjidnya baru kok. Launching November 2010.

    tahun baru kemaren kayanya.. ada di natgeo tuh.. lihat foto yang di kapal itu ga mirip, tapi lihat foto yang di mobil truk itu jadi inget.. ku guling dulu di natgeonya kalu ketemu ya..

  17. tintin1868 said: inuvik itu lihat petanya deket alaska.. di kotanya palin ada mesjid juga kan?

    Kota di Alaska maksudnya yang ada mesjidnya?Gak tau juga ya.Di Alaska, kota gedenya cuma tiga biji. Kota gede maksudnya yang berpenghuni. Juneau, Anchorage dan Fairbank. Fairbank ini yang pernah masuk di ceritanya Chris McCandless.

  18. enkoos said: ada di video Tin. kayaknya di tempatnya Tintin, youtube diblock ya. Teman2 yang lain ada yang enggak, itu ada kontakku di Surabaya gak diblok, di tempat Arni juga gak diblok tuh.

    inuvik itu lihat petanya deket alaska.. di kotanya palin ada mesjid juga kan?

  19. enkoos said: ada di video Tin. kayaknya di tempatnya Tintin, youtube diblock ya. Teman2 yang lain ada yang enggak, itu ada kontakku di Surabaya gak diblok, di tempat Arni juga gak diblok tuh.

    iya di blok, ga tahu deh napa..

  20. anotherorion said: walah ndak bisa dibangun ditempat to

    wedehh…gak dibaca dulu tulisannya *melet*bukan nggak bisa tapi mahal kalau bangun di tempat. ongkosnya dua kali lipat dari ongkos dibangun di tempat lain. itu belum termasuk biaya tenaganya.

  21. iahsunshine28 said: belom bisa mba… komputer di kantor rada error…hehe…. ntar malem kutengok videonya… jangan2 mewek beneran ^_^

    ooo kupikir sudah bisa. Padahal baru baca ya.Aku nonton videonya dengan latar musik yang pas. Uh…menyentuh sekali. Ada gambar pas masjidnya waktu melewati jembatan sempit, trus hampir keperosok jurang. Trus loading ke kapal siap berlayar mengarungi sungai. Waktu nyampe tempat, sambutannya duhh….Subhanallah, sampe ada yang nangis segala. Trus ada yang nyumbang bikin minaret. Dalam perjalanan di darat gak kalah menyentuhnya. Dikawal polisi. Keren banget pokoknya.

  22. enkoos said: Wis dibangun model liyo. Sebetulnya bukan dari sisi bangunan saja sih yang bisa nyedekno. Di Duluth, komunitas muslimnya cukup dekat dengan penduduknya. Kalau ada acara kami sering mengundang tetangga, begitu juga sebaliknya.

    Sing penting syiar jalan, srawung mlaku…sip kan

  23. enkoos said: berarti bisa lihat videonya ya? Perjuangan mereka mengharukan. Atase ming 100 uwong, tapi beuh…bingung mau ngomong apalagi.Aku pengen suatu saat bisa kesana. Dari Duluth gak begitu jauh kalau dibandingkan dari Indonesia ke Inuvik.

    belom bisa mba… komputer di kantor rada error…hehe…. ntar malem kutengok videonya… jangan2 mewek beneran ^_^iya mba, cobalah ke sana, apalagi gak begitu jauh dari Duluth… ntar di upload ya foto2 khas mba Evia ^_^

  24. bambangpriantono said: Iyo, sampek disangkakno Klenteng lho..Jane akulturasi…mesjid2 nang Jowo yo akeh sing niru omah joglo si Nek dibangun koyok Igloo, aku yakin iso nyedekno Islam karo penduduk kono kok

    Wis dibangun model liyo. Sebetulnya bukan dari sisi bangunan saja sih yang bisa nyedekno. Di Duluth, komunitas muslimnya cukup dekat dengan penduduknya. Kalau ada acara kami sering mengundang tetangga, begitu juga sebaliknya.

  25. iahsunshine28 said: iya mba… terharuuu… mau nangis…hiks… *mau nangis mulu ya daritadi…hihihi..*

    berarti bisa lihat videonya ya? Perjuangan mereka mengharukan. Atase ming 100 uwong, tapi beuh…bingung mau ngomong apalagi.Aku pengen suatu saat bisa kesana. Dari Duluth gak begitu jauh kalau dibandingkan dari Indonesia ke Inuvik.

  26. enkoos said: kayak mesjid di Xi’an. bangunannya khas Cina, tapi nafas Islamnya masih kental. Keren yo.

    Iyo, sampek disangkakno Klenteng lho..Jane akulturasi…mesjid2 nang Jowo yo akeh sing niru omah joglo si Nek dibangun koyok Igloo, aku yakin iso nyedekno Islam karo penduduk kono kok

  27. abonenak said: kebayang puasa di mudim panas, telerrrr abis…..

    tidur. kayak sekarang saya banyak tidurnya kalau siang. mereka memang hebat. perjuangannya betul betul Masya Allah. puasa katanya 18 jam sekarang

  28. enkoos said: Karena pada saat musim panas di Inuvik dan tempat tempat lain yang dekat dengan kutub utara, matahari masih bersinar dengan terangnya di tengah malam.

    huwaaaa, kebayang puasa di mudim panas, telerrrr abis….. hebat sekali usaha mereka dalam beribadah…

  29. fendikristin said: ckckkckckkck bener2 perjuangan…hebaattt! kebayang di jalanan gimana..trailer nga bisa jalan cepat2 tapi dia menghalangi jalanan mobil2 lain yang dibelakang-nya….ada niat, usaha dan semua sesuai dengan kehendakNya maka..terjadilah…. πŸ˜€

    udah liat videonya mbak? jalanan sepi waktu trailernya lewat, karena koordinasi dengan polisi.

  30. bambangpriantono said: Emang es bisa meleleh..wkwkwkwkwkkk

    ckckkckckkck bener2 perjuangan…hebaattt! kebayang di jalanan gimana..trailer nga bisa jalan cepat2 tapi dia menghalangi jalanan mobil2 lain yang dibelakang-nya….ada niat, usaha dan semua sesuai dengan kehendakNya maka..terjadilah…. πŸ˜€

  31. tintin1868 said: itu mesjid hampir 500 meter persegi dibawa pake truk gimana cara ya?

    coba kugoogle, nemu gambar ini. mudah2an bisa dibayangkan.mesjid waktu masih di truk trailer (tampak dari belakang truk trailer)source: http://www.hayriverhub.com/2010/09/little-mosque-on-the-highway/mesjid dan truk trailer dari depansource: http://www.skyscrapercity.com/showthread.php?t=700812&page=8mesjid dan truk trailer pengangkutnya sewaktu berpindah ke kapal yang akan berlayar menyusuri sungaisource: http://muslimmatters.org/2011/01/18/the-little-mosque-of-hope/mesjid setelah dipasangsource: http://www.flickr.com/photos/wildrose/5719138726/

  32. tintin1868 said: itu mesjid hampir 500 meter persegi dibawa pake truk gimana cara ya?

    ada di video Tin. kayaknya di tempatnya Tintin, youtube diblock ya. Teman2 yang lain ada yang enggak, itu ada kontakku di Surabaya gak diblok, di tempat Arni juga gak diblok tuh.

  33. itsmearni said: wah..kenapa harus dibangun di Kanadabukannya bawa bahan bangunan aja ke Inuvik trus bangun langsung ditempat?

    Jadi begini buk,kan udah kubilangin diatas bahwa Inuvik itu tempat terpencil. Biaya hidup mahal karena segalanya didatangkan dari luar. Ongkos udah kujembrengin. Dan itu ongkos bahan bangunan saja, belum termasuk ongkos tenaga ahlinya. Sekarang kalau mendatangkan bahan bangunan, trus ngebangunnya gimana? Pake tenaga Bandung Bondowoso? Yang disebul semalam udah jadi? *melet*Kalau dibangun di tempat lain, selain bahan bangunan lebih murah, tenaga juga banyak tersedia secara penduduknya lebih banyak gituloh. Sekian penjelasan dari Roro Jonggrang. *ngokkkk*

  34. itsmearni said: wah..kenapa harus dibangun di Kanadabukannya bawa bahan bangunan aja ke Inuvik trus bangun langsung ditempat?mereka hebat euybisa mindahin bangunanckckckck *nonton video sambil terkagum-kagum*

    videonya katanya diblok tuh ga bisa dilihat..

  35. itsmearni said: wah..kenapa harus dibangun di Kanadabukannya bawa bahan bangunan aja ke Inuvik trus bangun langsung ditempat?mereka hebat euybisa mindahin bangunanckckckck *nonton video sambil terkagum-kagum*

    itu mesjid hampir 500 meter persegi dibawa pake truk gimana cara ya?

  36. itsmearni said: wah..kenapa harus dibangun di Kanadabukannya bawa bahan bangunan aja ke Inuvik trus bangun langsung ditempat?mereka hebat euybisa mindahin bangunanckckckck *nonton video sambil terkagum-kagum*

    Bangun mesjid kayak igloo gitu seru kayaknya

  37. enkoos said: Poso ngableng iku opo?

    wah..kenapa harus dibangun di Kanadabukannya bawa bahan bangunan aja ke Inuvik trus bangun langsung ditempat?mereka hebat euybisa mindahin bangunanckckckck *nonton video sambil terkagum-kagum*

  38. evanda2 said: Blm bs liat pict nya, tp baca perjuangan bikin mesjidnya bikin mrinding.. Ψ³ΩΨ¨Ω’Ψ­ΩŽΨ§Ω†ΩŽ اللّهُ..

    Coba direfresh mbak, Insya Allah bisa.Tadi saya juga gitu waktu baru upload jurnalnya. ALhamdulillah bisa.

  39. intan0812 said: @mba evi: pas bulan april pdhal mba…. Pake baju hangat… Emang dulu masih kecil sempet alergi dingin…

    Kayak Menik, kecilnya alergi dingin. Kulitnya bentol bentol kayak biduren. Sekarang masih tapi gak separah dulu. Biasanya karena gak dikasih pelembab, lantas bentol bentol.

  40. fightforfreedom said: Meleleh rasanya baca perjuangan penduduk setempat mendirikan sholat berjamaah di dalam trailer, gak kebayang juga bagaimana tertibnya mereka memisahkan jamaah laki-laki dan perempuan di dalam ruangan yang sempit itu..

    Subhanallah yo cak. Dimana ada kemauan disitu ada jalan.

  41. fightforfreedom said: Komenku di atas itu maksudku apakah bulan muncul bersamaan dengan matahari yang masih bersinar di tengah malam?

    Meleleh rasanya baca perjuangan penduduk setempat mendirikan sholat berjamaah di dalam trailer, gak kebayang juga bagaimana tertibnya mereka memisahkan jamaah laki-laki dan perempuan di dalam ruangan yang sempit itu..

  42. fightforfreedom said: Komenku di atas itu maksudku apakah bulan muncul bersamaan dengan matahari yang masih bersinar di tengah malam?

    *garuk garuk kepala*gak tau cak Iwan. Coba nanti aku tanya ke KSB yang pernah berada di Alaska di puncak summer. Waktu itu KSB, sodara2 KSB dan bapaknya mancing ikan salmon. Malam malam tidur tapi kerasa aneh karena hari masih terang benderang meskipun tengah malam. Katanya gelapnya hanya dua jam, itupun gelap yang remang remang seperti sore hari. Adiknya KSB ada yang pernah tinggal di Alaska. Coba aku nanti tanya ke dia.

  43. enkoos said: Bukankah bulan tidak memiliki sinar? Yang ada bulan memantulkan sinar mentari. Sependek pengetahuanku, bulan bisa keliatan walau samar samar, pada saat matahari mulai bangun di pagi hari. Itu berdasarkan pengamatanku selama tinggal di Duluth cak Iwan. Aku amati kalau lagi summer seperti sekarang ini, dimana harinya sangat panjang dan jam 10 malam langit masih remang remang senja, bulan masih bisa dilihat.

    iya, paham lebih tepatnya memantulkan cahaya. Komenku di atas itu maksudku apakah bulan muncul bersamaan dengan matahari yang masih bersinar di tengah malam?

  44. fightforfreedom said: Ini maksudnya gimana, mbak? Apakah bulan juga bersinar di saat yg sama?

    Bukankah bulan tidak memiliki sinar? Yang ada bulan memantulkan sinar mentari. Sependek pengetahuanku, bulan bisa keliatan walau samar samar, pada saat matahari mulai bangun di pagi hari. Itu berdasarkan pengamatanku selama tinggal di Duluth cak Iwan. Aku amati kalau lagi summer seperti sekarang ini, dimana harinya sangat panjang dan jam 10 malam langit masih remang remang senja, bulan masih bisa dilihat.

  45. enkoos said: Mengapa disebut midnight sun? Karena pada saat musim panas di Inuvik dan tempat tempat lain yang dekat dengan kutub utara, matahari masih bersinar dengan terangnya di tengah malam.

    Ini maksudnya gimana, mbak? Apakah bulan juga bersinar di saat yg sama?

  46. myelectricaldiary said: tetep ga bisaa..leppieku bermasalah kale,mbaak..ntaran ajah buka d kampus,hehehehe..btw mbak pernah kesana?

    belum. hihihihihiAku tinggal di Duluth, Minnesota. suhu rata2 saat winter -20 C. Gak serendah Inuvik yang -40 C.

  47. tianarief said: subhanallah. perjuangan luar biasa untuk membangun masjid di belahan bumi lain. di belahan bumi sini, begitu mudahnya membangun masjid, yang bermunculan bagai jamur di musim hujan. πŸ˜€

    kebayang mas Tian kalau bulan puasa di puncak musim panas?16 jam puasa, itu di Duluth. Kalau Inuvik katanya waktu puasa 18 jam di saat puncak puncaknya musim panas. SUbhanallah dan ALhamdulillah sampai saat ini kami masih kuat. Do’akan ya.

  48. subhanallah. perjuangan luar biasa untuk membangun masjid di belahan bumi lain. di belahan bumi sini, begitu mudahnya membangun masjid, yang bermunculan bagai jamur di musim hujan. πŸ˜€

Leave a reply [Please don't spam but OOT is highly appreciated :P]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s