Berbalas PM dengan Pez

PM adalah Personal Message, bukan Private Message.
Pez adalah Peter Pezaris, salah satu Co Founder dan CEO Multiply.

***

Teman teman, masih ingatkah dengan lomba “Yuk Mudik” yang digawangi oleh Multiply Indonesia? Semoga masih ingat. Baiklah saya mencoba refresh kembali bahwa tanggal 18 Mei lalu Multiply Indonesia mengadakan lomba menulis dengan hadiah utama Playbook. Lomba ini bertujuan untuk mengajak kita meramaikan kembali jagat Multiply. Yang punya akun Multiply tapi udah lama nggak ngempi diharapkan untuk kembali mudik *ke Multiply* dengan iming iming hadiah. Yang tetep aktif ngempi, baik itu Online Sellers maupun Bloggers, diharapkan ikut berpartisipasi dengan iming iming hadiah juga. Tanpa perlu penjelasan panjang lebar, silakan teman teman ceklik di link lombanya di jurnal mereka nomer 27 ini.

Ketika lomba ini digelar banyak yang antusias untuk mengikuti. Pertanyaan demi pertanyaan terlontar karena masih simpang siurnya peraturan lomba. Sayangnya tidak semua pertanyaan terjawab. Bahkan penyelenggara lebih memilih menjawab beberapa pertanyaan melalui PM ketimbang mencantumkan di postingan.

Bukan hanya peraturan lomba yang tak jelas, tetapi juga hasil lomba. Ketika lomba selesai digelar, pengumuman terkesan diam diam. Banyak yang tidak mengetahui kalau pemenang lomba sudah diumumkan. Kehebohanpun tak terelakkan, seperti yang terjadi di jurnal 40. Banyak yang mempertanyakan penilaian dan ukuran yang dipakai untuk menentukan pemenang. Termasuk juga lomba hadiah yang teryata berubah karena tidak sesuai dengan janji di awal lomba. Beberapa teman bahkan memberi porsi perhatian untuk mempertanyakan transparansi lomba ini. Namun pertanyaan-pertanyaan yang bermunculan itu diabaikan. Tak ada jawaban yang memuaskan, pihak Multiply Indonesia mingkem seolah kita berhadapan dengan tembok.

Tidak adanya tanggapan itu membuat saya mengirimkan pertanyaan yang berkaitan dengan lomba langsung ke Peter Pezaris melalui PM. Setelah berbalas PM dengan Pez dan kemudian Pez meneruskan masalah ini ke Daniel Tumiwa yang menjadi penanggungjawab Multiply Indonesia.

Dari korespondensi yang panjang berujung pada kesimpulan yang dipaparkan ke saya oleh Daniel Tumiwa sebagai berikut: (notes: komunikasi menggunakan bahasa Inggris karena sejak awal melibatkan Peter. Tetapi jangan kuatir saya tuliskan terjemahan bebas berbahasa Indonesia)

1. It is quite apparent that we do not share similar definition to “Akrabnya Multiply”. To put it simply, the next time we hold similar kind of contest/competition, we will be more vigilant in explaining/defining the theme.
Indonesia: Kita jelas tidak sependapat dalam menafsirkan definisi “Akrabnya Multiply.” Singkatnya, di masa mendatang saat kami mengadakan kontes/kompetisi serupa, kami akan menjelaskan/mendefinisikan temanya dengan lebih hati-hati.
Tambahan informasi:
Daniel Tumiwa berpendapat bahwa Multiply adalah social commerce. Untuk itulah tema “Akrabnya Multiply” adalah pengalaman semua Multipliers (Baik itu Sellers maupun Bloggers) dalam berbelanja di Multiply. Tentu saja saya tidak menyetujuinya. Karena tidak semua Multipliers menggunakan Multiply sebagai tempat untuk berbelanja. Berakrab akrab di Multiply tak harus berhubungan dengan jual beli. Kalau memang demikian kategorinya, mengapa harus ada kategori Bloggers sebagai peserta lomba? Dan mengapa penjelasan secara detail mengenai kategori tersebut tidak diberitakan dalam postingan awal di kriteria lomba?

Penjelasan lengkap dari Daniel Tumiwa untuk poin tersebut adalah sebagai berikut:

“Since Multiply.com has agreed on the social commerce direction, the Multiply universe comprise of the following: bloggers, sellers and people who shop at Multiply.com, all fall under the category of Multiply users, hence, they are all Multipliers. Compositions that also put forward such message, are considered as a plus, but does not guarantee a win.”

2. Google Analytics shows the traffic that goes in to every registered site on Multiply.com, hence we decided to utilize that force to determine the figure to the traffic to determine the winners. In the future, we will communicate these points of assessment better to establish a better understanding to contestants.
Indonesia: Google Analytics menunjukkan lalu-lintas yang masuk ke setiap situs yang terdaftar di Multiply.com, karena itu kami memutuskan untuk memanfaatkannya untuk menentukan angka-angka dalam lalu-lintas tersebut dalam menentukan para pemenang. Di masa menda
tang, kami akan mengkomunikasikan poin-poin penilaian dengan lebih baik agar para peserta lebih memahaminya.

3. It was never the attention to keep anything less than a full release. In the future, we will surely pay better attention to methods of proper announcement.
Indonesia: Kami tidak pernah bermaksud untuk tidak menyampaikan semua informasi. Di masa mendatang, kami akan lebih memperhatikan cara-cara menyampaikan pengumuman dengan lebih baik.

4. During that period (19 May – 19 June), we consider that traffic to the site of participants will be mostly influenced by the number of visits to the particular blog entries (or entries, since some participants submit more than one story). Traffic to one particular post affects the whole traffic of a site. Nonetheless, we will surely improve the way we assess entries and create a more airtight method of calculation.
Indonesia: Selama periode itu (19 Mei – 19 Juni), kami menganggap bahwa lalu-lintas menuju situs tersebut akan sangat dipengaruhi oleh jumlah kunjungan ke halaman blog tersebut (atau beberapa halaman, karena beberapa peserta mengikut sertakan lebih dari satu tulisan). Lalu-lintas ke satu halaman tertentu akan mempengaruhi keseluruhan lalu-lintas dari situs tersebut. Walau demikian, kami pasti akan memperbaiki cara kami menilai peserta lomba dan menciptakan metode penghitungan yang lebih ketat.

5. Thank you for sharing the examples. We will implement such methods preferred in the future. Very soon we will launch a series of contests. All with goodies as prizes. Your input will be used in certain points as well. Hope to see you participating 🙂 We are deeply sorry for all the hassle and inconvenience.
Indonesia: Terima kasih telah menyampaikan contoh-contoh. (Saya memberi beberapa link lomba menulis yang mencantumkan semua tulisan peserta. Lomba berskala nasional maupun internasional. Lomba berbahasa Indonesia maupun Inggris. Lomba berhadiah ribuan rupiah hingga ribuan dolar Amerika. Dari kesemua contoh yang saya paparkan, persamaannya adalah KETERBUKAAN. Pihak penyelenggara memaparkan semua tulisan peserta maupun foto peserta *bagi lomba foto* – Evia). Kami akan menerapkan metode tersebut di masa depan. Dalam waktu dekat kami akan mengadakan beberapa kontes. Semuanya berhadiah. Usul Anda akan diterapkan untuk beberapa di antaranya. Semoga Anda juga ikut berpartisipasi 🙂 Kami minta maaf sedalam dalamnya atas segala kerumitan dan ketidak nyamanan yang telah ditimbulkan.

Lomba ini memang sudah lama digelar, bahkan mungkin sudah banyak yang lupa atau melupakan hal tersebut. Dan akhirnya saya memutuskan untuk memaparkan kronologis ini karena saya menjunjung tinggi keterbukaan. Tentu saja bukan tanpa alasan kalau saya mempertanyakan hal ini ke Multiply Pusat. Dan tentunya bukan karena iri karena tidak kecipratan hadiahnya. Gimana mau iri kalau ikut lombanya aja kagak. Saya tegaskan sekali lagi bahwa saya tidak berpartisipasi dalam lomba tersebut sama sekali. Lantas ngapain saya kedungsangan (bersusah payah) mengirim surat ke Pez?

Kepentingan saya disini adalah karena saya peduli dengan Multiply. Dan sebagai salah satu bentuk kepedulian, saya bertanya jika ada kejanggalan dalam kegiatan yang berkaitan dengan Multiply. Dengan memaparkan kronologis di atas, saya (harapan saya teman teman juga begitu) tidak ingin hal itu terulang kembali. Sebagai warga Multiply kita punya hak untuk memanfaatkan kontrol sosial yang kita miliki.

Berulang kali Pez menyatakan kita menginginkan yang terbaik untuk Multiply agar tetap bertahan. Tentunya ketika Multiply dijalankan dengan cara-cara yang baik akan menghasilkan hal yang baik juga.

Janji sudah dilontarkan Daniel Tumiwa sebagai pimpinan Multiply di Indonesia. Dan janji tersebut saya jabarkan disini agar teman-teman juga bersedia mengawalnya, agar teman-teman juga ikut memperingatkan jika janji-janji tersebut tidak dipenuhi atau bahkan dilanggar. Komunikasi saya dengan Multiply Pusat ini semoga juga bisa menjadi masukan bagi Multiply Indonesia dalam memperlakukan semua user di Indonesia. Bukankah komunikasi yang baik itu menjadi kunci keberhasilan dalam segala hal??


free smugmug hit counter

Advertisements

366 thoughts on “Berbalas PM dengan Pez

  1. itsmearni said: kami kesana justru karena undangan lhodan undangan itu dilontarkan langung kepada 4 penerima surat cinta

    Sebentar sebentar,setelah kuhitung hitung, yang mendapat undangan ke Gancit bukannya 3 orang saja (yang tinggal di luar Jakarta). Trus satunya siapa Arni?

  2. itsmearni said: Dimana-mana tamu ya ngajak ngobrol tuan rumah dongminimal kulonuwun gitu…..

    kulonuwun.. assalamualaikum.. selamat malam.. numpang lewat.. jangan di cegat yah.. aku kan masih kecil…#gaya emak2 sok imut 🙂

  3. wib711 said: sejatinya kalau udah malas duluan ya bakal di cuekin… sapa elu nanya2 ama gue…. gwe kan yang punya hak karena gwe adalah perwakilan resmi…

    Ha…ha…ha… siapa gue? Akulah Suminten, penunggu sumur tak bertuan, dateng tak diundang, pulang tak diantar…hi…hi…hi.

  4. penuhcinta said: Lain lagi kalau memang benar manusia, diajak ngomong ya menyahut, ditanya ya menjawab.

    sejatinya kalau udah malas duluan ya bakal di cuekin… sapa elu nanya2 ama gue…. gwe kan yang punya hak karena gwe adalah perwakilan resmi…

  5. wib711 said: dialog ama tembok mbak…. 😀

    Sejatinya tembok, berarti gak boleh protes apalagi report abuse kalau diapa2in. Mau gue cat pake cat belang2, mau gue bolongin pake drill, mau gue paku2 buat gantung lukisan, mau gue oles lem buat nempelin wall-paper ya mustinya sih gak usah protes yak. Lain lagi kalau memang benar manusia, diajak ngomong ya menyahut, ditanya ya menjawab.

  6. enkoos said: Itu makanya saya bilang lebay. Gak bisa diskusi. Kalau kepepet, ngacir dan klaim dibully. Lebay.

    jangan lupa, diskusi itu bisa buktinya ada undangan datang Gancit, walau akhirnya ga ada titik temu dan sampai sekarang masih menunggu 18 poin yang mau di-jelentrek-kan.Ngacir sih enggak, tapi kalau cari selamat ya harus itu, apalagi zaman socmed gini, di kick dikit ya kudu tetep jaga pencitraan dunk….salah satu cara pencitraan ya dengan bilang di-bully oleh Blogger Multiply yang K.A.C.R.U.T dan suka bikin “KERUSUHAN”

  7. wib711 said: Udah ga bisa Moes, settingannya jadi hanya untuk follower nya aja hehehehe*menghilangkan jejak :))

    Eh, beneran diset begitu? Ha…ha…ha… hilangkan jejak juga menutup akses biar bisa gosip dan ngasih stempel2 negatif dengan lebih leluasa kali yeeee. Sedangkan di sini, kita ngomong apapun mereka bisa ngintip, pake hak prerogatif admin…hi…hi…hi. Oalah, diminta ngomong biar bisa berdialog malah kabur semua. Piye tha? Kalau kita kritisi di lapak sendiri, gak berani nongol. Kita kritisi di lapak mereka, eh direport abuse dan dikirimin SP. Dikirimin PM, gak dijawab dengan tuntas. Jadi maunya apaaaaa seeehhh?

  8. wib711 said: saya menampilkan kata tersebut karena di socmed, sedikit saja selalu dikaitkan dengan hal tersebut.

    Itu makanya saya bilang lebay. Gak bisa diskusi. Kalau kepepet, ngacir dan klaim dibully. Lebay.

  9. rirhikyu said: kolom komenmu knapa mak? koq aneh?

    oooooooooooooo… I know I know….Jadi begini, beberapa hari lalu aku bilang ke MP Pusat (http://multiply.multiply.com/journal/item/468) bahwa semenjak lay out inbox diganti, ngeklik QN tampilan kolom komen menjadi mbleber kalau ada yang embed gambar. Ada yang ngejawab bahwa QN meant to be not for embed gambar. Just for quick note. Terus, aku cerita ke MP Indonesia. dikasih solusi kode CSS seperti ini:div#replies {width: 800px;}.replybox {overflow-x: auto;}tetapi tampilan kolom komen di QN masih tetep aja (seperti yang aku lihat di inbox kalau aku ngeklik QN), tapi ternyata kalau masuk ke MPku, tampilan kolom komen sudah gak mbleber lagi seperti yang kita lihat sekarang.

  10. moestoain said: Irielparmato (twit twit): meeting sore ini diakhiri dengan perbincangan satu hal: resign. *colek @naninimamonto25 minutes ago via web

    Udah ga bisa Moes, settingannya jadi hanya untuk follower nya aja hehehehe*menghilangkan jejak :))

  11. debapirez said: cm pasang foto aja. siapa tahu nambah fans hahahaha….

    pernah berpikir ga ya om Ded kalau ada orang yang baca makin lama makin mules (baca: muak) karena sepertinya itu itu aja yang om dedy bincangkan hehehehe

  12. enkoos said: accountnya yang dibunuh atau postingannya doang yang dihapus?Yang bikin postingan ini harus bertanggung jawab? Saya dong berarti mas Wib? Kenapa saya harus bertanggung jawab? Dan apa hubungannya?

    diledek arni katanya komennya kaya orang ga berani ngerusuh….. tar ya baca dulu………… dikomen lagi yang ciamik

  13. ohtrie said: Sooo…?Mau seperti itukahh…?

    emosi sekai nampaknya mas Trie ini…sing sabar mas.. saya tau saya OOT ya mungkin keterlaluan pada jurnal yang serius ini.tapi kalau ndak begini ga bakal dapat insight dari teman-teman, kalau cuma sekedar mengamini atau manggut-manggut itu sudah biasa.tapi kalau keluar hal seperti ini adalah sesuatu yang diharapkan, bisa ketahuan bagaimana rasa tanggungjawab secara moral yang mas Trie tunjukan atas reply yang dilakukan.Saya lebih menghargai dan menghormati hal ini ketimbang judge dari satu sisi tapi habis itu bersembunyi.

  14. rengganiez said: tambahan juga dunksssSite Maintenance…*masih ada si cublekuwek* 🙂

    Site Maintenance berapa hari? Kalau masih beberapa jam, normal kok. Dan site maintenance itu prosedur yang harus dilakukan dengan teratur supaya beban gak terlalu berat.Gimana yang site maintenance 4 hari berturut turut ya?

  15. itsmearni said: dan dijawab sendiritelurnya K.A.C.R.U.T*ups… jadi inget kicauan seseorang pagi ini pas ngetik nama anak mbah martowkwkwkwkwk

    Hua…ha…ha… kok kebetulan yang disebut2 nama anaknya si Mbah yo? Tahu2 nongol tuh si anak di sebelahnya, kan bisa lebih “drama” lagi.

  16. penuhcinta said: Nirmala kan? Buset dehhhh… ini nih yang katanya paling ramah dari sekian banyak staf Mulpid? Malu oy! Maluuu!

    Sebenarnya di antara para staf Mulpid itu, siapa saja yg aktif ngeMPi, bikin jurnal, silaturahim, dll.Sepertinya cuman Christina, namun sayangnya sudah gak di sana lagi.

  17. itsmearni said: Ada bangetttttttttttttbaru juga ketemuan sebelumnya di pejaten n nerima award xixixidduknya paling pinggir malahnoleh juga nggak tuhmondar mandir di sebelah kami dari tempat duduknya ke pintu sih Iyatapi melirik juga nggakxixixixi

    Nirmala kan? Buset dehhhh… ini nih yang katanya paling ramah dari sekian banyak staf Mulpid? Malu oy! Maluuu!

  18. itsmearni said: boro-boro nyapa, liat kita2 aja gak berani, langsung kabur dehyang lain juga gitu, gak ada lho yang nyamperin kita-kita,gak ada yang persilahkan masuk ato duduk, kita duduk, duduk aja sendiri di ruang tunggu tuhGak ada yang noleh ke kita, nampak (sok) tiba-tiba sibuk semua

    Ck…ck…ck… katanya ngundang kok kelakuannya pada minus semua kayak gitu sih? Pada sekolah apa enggak ya mereka? Pantesan kalau di lapak juga nyuekin aja, di keseharianpun juga gak sopan kayak gitu rupanya. Lah, mereka ngarepin kita cuma komen2 manis gak kritis di lapak2 mereka, padahal merekanya suombwooongggg bukan kepalang kayak begitu.

  19. rirhikyu said: emang ga ada muka2 yg dikenal disana?

    Ada bangetttttttttttttbaru juga ketemuan sebelumnya di pejaten n nerima award xixixidduknya paling pinggir malahnoleh juga nggak tuhmondar mandir di sebelah kami dari tempat duduknya ke pintu sih Iyatapi melirik juga nggakxixixixi

  20. rirhikyu said: ga disamperin, sambil nunggu waktu?

    sekedar infolanjutan konperensipresnihceritanya=========Saat kami menerima surat cinta, total 6 perempuan3 berdomisili jauh diluar kota (2 di Amerika dan 1 di Surabaya)3 lagi berdomsili di JAbotabekSaat komunikasi onlinesejak pertama kali berbalas pm, saudara D* langsung mengundang teman2 yang diluar jakarta untuk bicara langsung dengannya di Gancit, mikir gak sehhhhhhhh sengaja banget ngundang ke Gancit, padahal dia tau betul klo ketiganya gak di Jakrta ckckckIni dunia maya bung, komunikasi bisa online, gak semua harus konservatif gituLalu, kami bertiga di Jakartaawalnya tak diundangsetelah berbalas pm berkali-kalai dan dihari kesekian akhirnya undangan itu datang pada sayadan kami pun beritikad baik menyambut undangan tersebuttermasuk teman penerima SP yang berada diluar kota sampai membuat surat kuasa resmi, bertanda tanganuntuk kami yang mewakili ke GancitKurang formal apa kami menghadapi sebuah institusi resmi?semnetara dia yang pake ID pribadi mengatasnamakan sebuah institusi?

  21. itsmearni said: jangan salah bupebkami kesana justru karena undangan lhodan undangan itu dilontarkan langung kepada 4 penerima surat cinta

    oow.. menyambut tamu segitunya?ckckckckckck, where is the manner?emang ga ada muka2 yg dikenal disana?

  22. itsmearni said: OOTbentar lagi akan dilaporin ke satpol PPsiap-siap deh dapat SP

    Konperensipresssss…….===========Saat kami ke Gancit ituJadi yang pertama masuk itu aku dan Sarah, begitu masuk langsung ngeliat “kangmasIriel”jelas bener itu dia, terus aku sempet denger dia bilang ‘tamunya D***y tuh”trus dia kabur deh…. menuju ketempat staf MIRO yangn laenboro-boro nyapa, liat kita2 aja gak berani, langsung kabur dehyang lain juga gitu, gak ada lho yang nyamperin kita-kita, gak ada yang persilahkan masuk ato duduk, kita duduk, duduk aja sendiri di ruang tunggu tuhGak ada yang noleh ke kita, nampak (sok) tiba-tiba sibuk semuatrus gak lama ada cewek yang kebetulan mo ngambil air dipantry belakang kita, baru deh diajak ngomong ma Sarah klo kita2 mo ketemu DT n DSDijawab DT lagi meeting, DS bentar lagi keluar hahahayang laennya mah mingkemmmmmmmmmmm==========beda banget lho sama perlakuan mereka sama tamu yang lain, sepanjang ngobrol2 itu khan banyak tuh tamu seliweran, ya kurir ya OS (mungkin) ya pokoknya tamulahbaru masuk langsung aja disamperin “nyari siapa bu/pak?==========begitulahkonperensipresssingkatdarisayah

  23. fightforfreedom said: lha kemaren, pas temen2 penerima surat cinta datang ke gancit, (katanya) ia malah kabur 🙂

    biarin deh… hmmm blum ada setaun, karyawan disana dah banyak yang berganti alias banyak jg yg cabutso… tohk yg liat yg tau :)*ini OOT yah?

  24. wib711 said: wahh.. gegara di bully disini, ada yang bunuh account blogspotnya….harus tanggung jawab tuh :1. yang bikin postingan ini2. yang ngelink blogspotnya3. yang nge-bully rame2

    accountnya yang dibunuh atau postingannya doang yang dihapus?Yang bikin postingan ini harus bertanggung jawab? Saya dong berarti mas Wib? Kenapa saya harus bertanggung jawab? Dan apa hubungannya?

  25. enkoos said: Maaf kalau saya tidak sempat membalas komentar teman teman disini satu persatu. Bukan kebiasaan saya untuk membiarkan komentar di postingan saya tanpa dijawab satu persatu. Saya bukan staff MULPID yang lempar postingan sembunyi jempol. Sungguh, bukan maksud saya membiarkan diskusi disini menjadi liar. Tetapi karena kesibukan saya sebagai pengangguran tak jelas dimana kegiatan kegiatan saya yang lain yang juga menyita perhatian. Jangan bertanya kegiatan apa saja itu, namanya juga pengangguran tak jelas.

    mbak evi sante sajaaaa…yang lebih penting jangan diabaikan, mbak…itu Pekerjaan Rumah bejibun khann?

  26. ohtrie said: Segala yang bisa dibaca google masih bisa dilacak jejaknyalahh…..!

    Mantep nih tangkepan cachenya Trek. Suwunnnnnnn!!!!Jadi kita nanya nanya itu dianggap merusuh ya? Pantesan aku bertanya dengan serius gak dijawab. Yang ada malah diejek sedemikian rupa. Yang nanyain apa itu artinya KOL. Mending nanya kan daripada sok tahu tapi gak ngerti apa apa.Stay hungry, stay foolish.

  27. penuhcinta said: Dimengerti mbaaaak… gak apa2 kok, kami di sini sudah biasa bersahut2an dan kami juga lihat mbak Evi sudah berusaha jawab satu2 aku sayang ibu. Enggak sama lah dengan Mulpid yang sengaja mendiamkan…he…he. Kenapa kubilang sengaja? Karena di saat mereka diam menghadapi kita, di luar sono (di twitter tepatnya) mereka hiperaktif sekaleeee.

    Apalagi aku sendirian sedangkan MULPID ada berapa orang? Dan mereka dibayar pula. Sudah seharusnya menjawab pertanyaan bukan 😛

  28. enkoos said: To All:Maaf kalau saya tidak sempat membalas komentar teman teman disini satu persatu.

    Dimengerti mbaaaak… gak apa2 kok, kami di sini sudah biasa bersahut2an dan kami juga lihat mbak Evi sudah berusaha jawab satu2 aku sayang ibu. Enggak sama lah dengan Mulpid yang sengaja mendiamkan…he…he. Kenapa kubilang sengaja? Karena di saat mereka diam menghadapi kita, di luar sono (di twitter tepatnya) mereka hiperaktif sekaleeee.

  29. enkoos said: To All:Maaf kalau saya tidak sempat membalas komentar teman teman disini satu persatu. Bukan kebiasaan saya untuk membiarkan komentar di postingan saya tanpa dijawab satu persatu. Saya bukan staff MULPID yang lempar postingan sembunyi jempol. Sungguh, bukan maksud saya membiarkan diskusi disini menjadi liar. Tetapi karena kesibukan saya sebagai pengangguran tak jelas dimana kegiatan kegiatan saya yang lain yang juga menyita perhatian. Jangan bertanya kegiatan apa saja itu, namanya juga pengangguran tak jelas.Beruntung ada teman teman yang siap menjawab pertanyaan pertanyaan yang tak sempat saya jawab. Untuk itu saya mengucapkan terima kasih yang sedalam dalamnya. Dan juga terima kasih atas diskusinya.”Your work is going to fill a large part of your life, and the only way to be truly satisfied is to do what you believe is great work. And the only way to do great work is to love what you do.” (Steve Jobs)

    saya kembalii dengan ID asliiiiiiiiiiiiii *ngikik bahagia*

  30. enkoos said: To All:Maaf kalau saya tidak sempat membalas komentar teman teman disini satu persatu. Bukan kebiasaan saya untuk membiarkan komentar di postingan saya tanpa dijawab satu persatu. Saya bukan staff MULPID yang lempar postingan sembunyi jempol. Sungguh, bukan maksud saya membiarkan diskusi disini menjadi liar. Tetapi karena kesibukan saya sebagai pengangguran tak jelas dimana kegiatan kegiatan saya yang lain yang juga menyita perhatian. Jangan bertanya kegiatan apa saja itu, namanya juga pengangguran tak jelas.Beruntung ada teman teman yang siap menjawab pertanyaan pertanyaan yang tak sempat saya jawab. Untuk itu saya mengucapkan terima kasih yang sedalam dalamnya. Dan juga terima kasih atas diskusinya.”Your work is going to fill a large part of your life, and the only way to be truly satisfied is to do what you believe is great work. And the only way to do great work is to love what you do.” (Steve Jobs)

    wow ada kata sambutan dari pemilik lapakkita-kita ngerti kok mbakngerti bangetSama seperti saat teman2 semua buat postingan surat cinta itu dan saya gak sempet sama sekali untuk buat jugasaya merasa kalian semua sangat mengerti saya*berpelukannnnnnnnnnnnnnn*

  31. enkoos said: To All:Maaf kalau saya tidak sempat membalas komentar teman teman disini satu persatu. Bukan kebiasaan saya untuk membiarkan komentar di postingan saya tanpa dijawab satu persatu. Saya bukan staff MULPID yang lempar postingan sembunyi jempol. Sungguh, bukan maksud saya membiarkan diskusi disini menjadi liar. Tetapi karena kesibukan saya sebagai pengangguran tak jelas dimana kegiatan kegiatan saya yang lain yang juga menyita perhatian. Jangan bertanya kegiatan apa saja itu, namanya juga pengangguran tak jelas. Beruntung ada teman teman yang siap menjawab pertanyaan pertanyaan yang tak sempat saya jawab. Untuk itu saya mengucapkan terima kasih yang sedalam dalamnya. Dan juga terima kasih atas diskusinya. “Your work is going to fill a large part of your life, and the only way to be truly satisfied is to do what you believe is great work. And the only way to do great work is to love what you do.” (Steve Jobs)

    sante aja mbatohk masing2 punya kesibukan masing2maklum koq, tapi kl sama mrk yo kaga maklum

  32. debapirez said: kok tahu?saya curiga dirimu memata2iku 😉

    *emosi* saat baca blognya iriel (bener ga nulisnya? )siapa jg yang pendatang baru siapa yang lamaasli gue benernya dah ga mo urusan lagi sama mereka itu. beneran, bikin terpecah belahgue dah cukup puas sama temen2 disinien mereka itu ga penting sama sekalitp kl jadi beneran ga nyaman…. entah.anjret… jd kesel lagi. *padahal dah ga mo baca journal ini aslinya, soalnya takut mood ngeMPi ilang lagi 😦

  33. debapirez said: kok tahu?saya curiga dirimu memata2iku 😉

    To All:Maaf kalau saya tidak sempat membalas komentar teman teman disini satu persatu. Bukan kebiasaan saya untuk membiarkan komentar di postingan saya tanpa dijawab satu persatu. Saya bukan staff MULPID yang lempar postingan sembunyi jempol. Sungguh, bukan maksud saya membiarkan diskusi disini menjadi liar. Tetapi karena kesibukan saya sebagai pengangguran tak jelas dimana kegiatan kegiatan saya yang lain yang juga menyita perhatian. Jangan bertanya kegiatan apa saja itu, namanya juga pengangguran tak jelas. Beruntung ada teman teman yang siap menjawab pertanyaan pertanyaan yang tak sempat saya jawab. Untuk itu saya mengucapkan terima kasih yang sedalam dalamnya. Dan juga terima kasih atas diskusinya. “Your work is going to fill a large part of your life, and the only way to be truly satisfied is to do what you believe is great work. And the only way to do great work is to love what you do.” (Steve Jobs)

  34. debapirez said: kok tahu?saya curiga dirimu memata2iku 😉

    Buset, kok td bisa keambil semua postingannya? Ha…ha…ha. Merek CD-lo juga gue tahu, warna dan modelnya juga gue tahu kok. Pinky kembang2 kuning kan, merek Swallow?

  35. itsmearni said: jiaaaaaaaaa Dedi yang MP nya baru kelar mentenensekalinya komen langsung segambreng hahahasekalian semua direply, Ded ;p;p;p

    Hwaduuuhh…. sajake ruwet men tho MP ki… Dan sayange aku gak terlalu banyak punya waktu mengikuti keruwetan ini…. Btw, aku bru tahu klu kebijakan MP tu sekarang untuk social commerce. Gak asyik ah!

  36. ohtrie said: Segala yang bisa dibaca google masih bisa dilacak jejaknyalahh…..!

    jiaaaaaaaaa Dedi yang MP nya baru kelar mentenensekalinya komen langsung segambreng hahahasekalian semua direply, Ded ;p;p;p

  37. ohtrie said: Segala yang bisa dibaca google masih bisa dilacak jejaknyalahh…..!

    hahaha nongol semua deeeeehhhhhhhhjauh sebleum ke gancit, tulisan ini sudah kami bacadan seiring berjalannya waktumari bersama menilai, siapa yang looser sebenarnya?menyelidiki latar belakang para perusuh?Haha…….detektif kaleeee masuk2 rumah orang tanpa permisi*liatin beberapa ID tak jelas yang bertebaran di beberapa postingan aku beberapa bulan lalu*Dimana-mana tamu ya ngajak ngobrol tuan rumah dongminimal kulonuwun gitu…..seperti yang kami lakukan di rumah radiokkk itumasalahnya disana tuan rumahnya malah sombongkami dicuekin trus panggil satpol PP buat ngusir hahaha

  38. revinaoctavianitadr said: wis, sing sareh, mas.sing sareh …

    Hahaha..tetep sareh n sabar kok mBakk..Hanya saja aku mau sadar dikit kok mBakk, bahwa ketika harus menanggapi satu hal dengan serius memang tak layak khan kalo harus selalu OOT, ini saatnya aku serius sebentar kokk… hanya sebentar wiss, gak pake lamaaaa :)mang kalo aku serius kok kesannya banyak yang bilang galak sihh…. hiks berrasa anjing duweh guwee… (padhal emang gak jauh dari anjing yakk…)

  39. ohtrie said: Apaaa…???Kenapa taggung jawabnya ada pada “yang bikin postingan ini serta yang ngelink blogspotnya…???”Apa alasannya…???Tapi okeylah kalo itu yang dikehendaki, SAYA yang ngasih link-source di komentar journal ini ID http://ohtrie.multiply.com/ Saya siap menerima akibat dari perbuatan sharing alamat blogspot yang saya share tersebut, termasuk jika ada kemungkinan ID saya tersebut DI SUSPEND-pun saya sudah pikirkan untuk legawa menerimanya.Hanya saja saya akan tetap meneriakkan kata LOOSER dihadapan orang yang pengecut itu…!!!Bagaimana sekarang dia meikirkan tindakannya…?Diawal dengan senang membikin journal lalu di PUBLISH yang artinya semua orang bisa membacanya, namun justru ketika hal itu disinggung dijournal ini justru dia menghapus dan menghilangkannya, yang sejauh saya tahu artinya tujuannya adalah agar journal itu tak dibaca lagi oleh khalayak ramai.Nah sekarang bagaimana bentuk pertanggungjawaban atas publishing journal itu…? Siapa yang gak bertanggungjawab…? Siapa yang LOOSER beneran…???Dan memang kita akan bisa sangat mudah menebaknya bahwa hal inipun akan paling-efektif kalo dijawab dengan pernyataan bahwa itu adalah HAK PRIBADI bagi yang memiliki account ( http://ceritamasiriel.blogspot.com/2011/08/judge-me-judge-me-not.html ) …Sooo…?Mau seperti itukahh…?Sama dengan staff MULPID lain berinisial DS yang selalu mengagung-agungkan HAK Prerogatifnya kahhh..???!!hemmm…..#prihatin

    wis, sing sareh, mas.sing sareh …

  40. wib711 said: ada yang bunuh account blogspotnya….harus tanggung jawab tuh :1. yang bikin postingan ini2. yang ngelink blogspotnya

    Apaaa…???Kenapa taggung jawabnya ada pada “yang bikin postingan ini serta yang ngelink blogspotnya…???”Apa alasannya…???Tapi okeylah kalo itu yang dikehendaki, SAYA yang ngasih link-source di komentar journal ini ID http://ohtrie.multiply.com/ Saya siap menerima akibat dari perbuatan sharing alamat blogspot yang saya share tersebut, termasuk jika ada kemungkinan ID saya tersebut DI SUSPEND-pun saya sudah pikirkan untuk legawa menerimanya.Hanya saja saya akan tetap meneriakkan kata LOOSER dihadapan orang yang pengecut itu…!!!Bagaimana sekarang dia meikirkan tindakannya…?Diawal dengan senang membikin journal lalu di PUBLISH yang artinya semua orang bisa membacanya, namun justru ketika hal itu disinggung dijournal ini justru dia menghapus dan menghilangkannya, yang sejauh saya tahu artinya tujuannya adalah agar journal itu tak dibaca lagi oleh khalayak ramai.Nah sekarang bagaimana bentuk pertanggungjawaban atas publishing journal itu…? Siapa yang gak bertanggungjawab…? Siapa yang LOOSER beneran…???Dan memang kita akan bisa sangat mudah menebaknya bahwa hal inipun akan paling-efektif kalo dijawab dengan pernyataan bahwa itu adalah HAK PRIBADI bagi yang memiliki account ( http://ceritamasiriel.blogspot.com/2011/08/judge-me-judge-me-not.html ) …Sooo…?Mau seperti itukahh…?Sama dengan staff MULPID lain berinisial DS yang selalu mengagung-agungkan HAK Prerogatifnya kahhh..???!!hemmm…..#prihatin

  41. nitafebri said: @mba irma:looh di jagad tweet itu terus mendesak macem koment yg dia bilang negganggu n rusuh itu udah masuk bully loohjadi inget mba AE yg sediih sekali negrasa di pojokan n di bully sm yg bukan siapa2 (followernya dikit).Mungkin itu yg di rasakannya, sampe akhirnya keluar tuh jurnal blogspot tgl 8 agustus.Apalagi pas banget kan, kata2 kalian di komen tempo hari itu terus mendesak..

    Enggak lah Nit, mosok bully ditafsirkan secara subyektif seperti itu? Bertanya kalau gak dijawab2, didiamkan, dicuekin, ya akan bertanya terus dwonk. Kita sungguh2 bertanya kok, bukan sekedar mau gangguin orang. Emang siapa ya mereka sampe merasa dikejar2 sama kita? Cuih..pret…pret..pret. Dengan kapasitas sebagai admin dan staff Mulpid, bukannya sudah menjadi tanggung jawab mereka untuk “melayani” kita? Mereka digaji untuk itu, Nit. Kalau ditanyain gak ngejawab, malah sempat marah2 merasa diserang…heleh… ya gak usah jadi staf Mulpid. Lalu, inget donk kalau kita tuh di jagad Multiply, itu loh perusahaan dimana mereka bernaung di bawahnya, masih inget kan? Atau udah lupa karena kebanyakan ngetwit? Ada gak itikad baik mereka untuk mengenal Multiply lebih baik? Bagaimana atmosfirnya, bagaimana orang2nya? Ada gak usaha2 itu dilakukan? Semuua yang sudah dilakukan sifatnya superficial belaka kan, cuma sekedar “nyeneng2in” kita tapi gak esensial, gak mendasar.

  42. enkoos said: Lomba ini memang sudah lama digelar, bahkan mungkin sudah banyak yang lupa atau melupakan hal tersebut. Dan akhirnya saya memutuskan untuk memaparkan kronologis ini karena saya menjunjung tinggi keterbukaan. Tentu saja bukan tanpa alasan kalau saya mempertanyakan hal ini ke Multiply Pusat. Dan tentunya bukan karena iri karena tidak kecipratan hadiahnya. Gimana mau iri kalau ikut lombanya aja kagak. Saya tegaskan sekali lagi bahwa saya tidak berpartisipasi dalam lomba tersebut sama sekali. Lantas ngapain saya kedungsangan (bersusah payah) mengirim surat ke Pez?     Kepentingan saya disini adalah karena saya peduli dengan Multiply. Dan sebagai salah satu bentuk kepedulian, saya bertanya jika ada kejanggalan dalam kegiatan yang berkaitan dengan Multiply. Dengan memaparkan kronologis di atas, saya (harapan saya teman teman juga begitu) tidak ingin hal itu terulang kembali. Sebagai warga Multiply kita punya hak untuk memanfaatkan kontrol sosial yang kita miliki. 

    Tob Markotob !, Sip Markusip!, Jos Markojos !, Mantab !

  43. revinaoctavianitadr said: Aaaaw, ini terima kasih juga, m’cublekkuwek.*sekalian salaman, sembari kenalan*

    @mba irma:looh di jagad tweet itu terus mendesak macem koment yg dia bilang negganggu n rusuh itu udah masuk bully loohjadi inget mba AE yg sediih sekali negrasa di pojokan n di bully sm yg bukan siapa2 (followernya dikit).Mungkin itu yg di rasakannya, sampe akhirnya keluar tuh jurnal blogspot tgl 8 agustus.Apalagi pas banget kan, kata2 kalian di komen tempo hari itu terus mendesak..

  44. nitafebri said: Tapi baginya mungkin itu bully looh..Jadi inget yaa gimana komen mba evi di reply pake hurup segede gaban (size besar maksudnya)saya yg baca saat itu ngerasa dia lg esmosi..Eeh nyata bener kan tuh di jurnal blogspot tgl 8 agustusklo di esmosi ngadepin tukang KOL macem engkus 😛

    bully itu kalo dari bahasa sononya adalah mereka yang superior “menginjak” yang lemah lah ini malah sebaliknya loh..ada yang punya wewenang disini berusaha nge-bully, buktinya dengan menyebar SP misalnya tapi sayang salah bully, karena yang lemah berusaha untuk mencari kebenaran, meski taruhannya kudu ke lantai 23..:-D

  45. nitafebri said: Tapi baginya mungkin itu bully looh..Jadi inget yaa gimana komen mba evi di reply pake hurup segede gaban (size besar maksudnya)saya yg baca saat itu ngerasa dia lg esmosi..Eeh nyata bener kan tuh di jurnal blogspot tgl 8 agustusklo di esmosi ngadepin tukang KOL macem engkus 😛

    Nit, bedakan antara ng-ebully dengan membela diri dari bully-an orang. Kita ini lagi standing up for ourselves. Kalau mau ngebully sih, caranya bisa lebih sadis lagi lo, dan kita bisa lakukan itu ;). Lagipula, kurang apa coba kita mencoba membuka jalur komunikasi dengan mereka? Dari mulai PM yang sepanjang sungai mengalir, sampai dengan memenuhi undangan ke Gancit pun kita jalani. Jadi jangan bilang kita di sini nge-bully yak. Mereka tuh yg ngebully kita dengan kirim SP tanpa mencoba berkomunikasi dengan kita. BTW, makanan Aceh namanya nasi kebully enak lo… jadi kangen.

  46. wib711 said: wahh.. gegara di bully disini, ada yang bunuh account blogspotnya….harus tanggung jawab tuh :1. yang bikin postingan ini2. yang ngelink blogspotnya3. yang nge-bully rame2

    Jadi siapa yang looser?

  47. wib711 said: wahh.. gegara di bully disini, ada yang bunuh account blogspotnya….harus tanggung jawab tuh :1. yang bikin postingan ini2. yang ngelink blogspotnya3. yang nge-bully rame2

    Tapi baginya mungkin itu bully looh..Jadi inget yaa gimana komen mba evi di reply pake hurup segede gaban (size besar maksudnya)saya yg baca saat itu ngerasa dia lg esmosi..Eeh nyata bener kan tuh di jurnal blogspot tgl 8 agustusklo di esmosi ngadepin tukang KOL macem engkus 😛

  48. wib711 said: wahh.. gegara di bully disini, ada yang bunuh account blogspotnya….harus tanggung jawab tuh :1. yang bikin postingan ini2. yang ngelink blogspotnya3. yang nge-bully rame2

    eh emang ini di bully? yang melemparkan tuduhan pertama kali siapa coba? yang bilang pengecut pertama kali siapa coba? yang nuduh mau ngerebut dingklik siapa coba? Nggak-lah kita mah gak ngebully. ini khan malah ada yang koar2 tanpa bukti Bahkan bukti buru2 dihapus..

  49. wib711 said: wahh.. gegara di bully disini, ada yang bunuh account blogspotnya….harus tanggung jawab tuh :1. yang bikin postingan ini2. yang ngelink blogspotnya3. yang nge-bully rame2

    Eh iya benullsoal bully di socmed n inet lagi trend looh..Hadeh.. Tuuh kan dese bunuh diri matiin semua n artinya di ahpus emua itu postingan yg pernah ada..Sayang sekaliii..Mana tulisannya panjang2 looh

  50. wib711 said: wahh.. gegara di bully disini, ada yang bunuh account blogspotnya….harus tanggung jawab tuh :1. yang bikin postingan ini2. yang ngelink blogspotnya3. yang nge-bully rame2

    kita bully di twitternya juga, mau?

  51. ohtrie said: Hemmm….Langkah yang teramat bagus…..Dan aku TERAMAT SANGAT suka SEKALI dan BANGET (saking sukanya) dengan tindakan teman-teman Multiply disini.Its THE REAL MULTIPLIERS that I know…!!Kita selalu adu argumentasi, tapi aku rasa itu adalah bagian dari diskusi. Meski ketika adu argumen terkadang emosi, toh tak sedikit kita tetap menjalankan prinsip diskusi itu sebagai media memperoleh titik temu.AKAN TETAPI…!!!Semenjak adanya MULPID yang dikomandani Daniel Tumiwa (DT) ini terus terang aku ngerasa kita agak terpecah belah, bahkan termasuk saya sendiri (saya akui itu). Sejak ribut dilapak dua tiga dengan kemunculan ID klonengan Pakdesumitro aku ngerasa dah tiada lagi titik temu setelah adu argumentasi itu, semua dan masing masing dari kita mencari pembenarannya sendiri-sendiri.Dan hal itu tak berhenti disana, toh sudah dipaparkan sebagaimana yang ditulis pada artikel journal mBak Evia kali ini. Tetap saja titik temu belum ada, yang selalu kita tahu n dengan sekedar janji, namun JANJI tinggal JANJI…..Kenapa aku bilang seperti itu..?Sekarang mari kita lihat pernyataan orang yang ada didalam MULPID itu sendiri, diantaranya adalah si Iriel di blogspot sebagaimana yang aku quote sebagian dan aku lampirkan dibawah ini. Aku rasa dia (Iriel) adalah orang yang belum tahu daleman hatinya teman-teman multipliers yang lain, namun kali ini bisa menuliskan journal yang isinya justru malah bikin ngeselin ati… Judge Me, Judge Me Not Who am I to judge? Pertanyaan ini sudah hampir seminggu bermain di pikiran saya. Awalnya dipicu dari pekerjaan di kantor, ketika harus membangun website untuk ramadhan, di mana mau tidak mau, suka tidak suka, saya harus berhadapan dengan para blogger yang selalu menghujat apapun yang dibuat di website. Mulai dari makian, sindiran sampai dengan celotehan yang ujung-ujungnya kalau dibawa pikiran malah akan menguras energi sendiri. Pelan-pelan saya coba menyelidiki latar belakang mereka – para perusuh ini. Bahkan, ada salah seorang teman yang menganalogikan dengan film Mean Girls. “Kalo di film Mean Girls, mereka geng yang gak dapet tempat duduk di kantin. Kebayang gak betapa looser-nya mereka?” Saya hanya tersenyum terkekeh namun di dalam hati meng-iyakan, meski tidak ingin terdengar jahat.Aku harap teman-teman bersedia baca selanjutnya di: http://ceritamasiriel.blogspot.com/2011/08/judge-me-judge-me-not.html*****Setelah membaca hal itu, yang aku garis bawahi adalah perihal “mereka geng yang gak dapet tempat duduk di kantin” Nahh,Mereka itu siapa…..?Kalo mau bilang dari awal apakah mereka yang memiliki ID awal http://indonesia.multiply.com yaitu Kang Donny Verdian….?Ahh, terlalu naif kalo Kang Donny memiliki hasrat untuk itu… Liat saja profilenya di http://donnyverdian.com Liat aja portofolionya. Sebagai manager Citranet Jogja yang sudah sebesar itu saja dia berani meninggalkan pekerjaannya lalu pergi ke Ausy kokk… Ngapain mikirin KURSInya MULPID..???Ato teman-teman kita enam perempuan yang terkena SURAT CINTA yang dimaksud itu….???Ahhh, lagi-lagi aku hanya bisa tersenyum kecut, pasalnya dua diantara yang memperoleh surat cinta itu adalah mBak Evia ndiri dan juga Mbak Irma, yang keduanya bertempat tinggal di Amrik sono. Lah KURSI dhingklik apa yang membuat mereka berdua iriiii…????hemmm……Dari banyak case yang sudah ada dan dialami, dan termasuk diantaranya adalah pernyataan journalnya si Iriel di Blogspot atas. Terus terang aku bukan mau menambah persoalan yang ada. Dengan menambahkan link journalnya Iriel diatas, justru aku hanya masih belum bisa melihat itikad baik dari awak MULPID, gimana dia ngomong manis sebagaimana yang dipaparkan mBak Evia atas Daniel Tumiwa diatas jika HANYA didepan kita saja akan tetapi toh didalam gancit (kantornya MULPID) sono mereka memposisikan kita bukan lagi sebagai KONTROL SOSIAL yang mustinya diperhatikan…???Sekali lagi pernyataan ini dibuat adalah setelah aku berulangkali mengikuti keadaan yang dialami diranah Multiply belakangan ini. Aku juga samasekali gak punya motif apapun…!!! Sudah punya kursi-dhingklik ndirii….!!!Thanks… ~edited: typo and Link(break)

    Iriel dan dan staf mulpid yang lain. Sebagai salah satu orang yang menerima SP. Dari lubuk hati yang terdalam saya ingin bilang, bahwa saya sama sekali tidak tertarik menjadi staf MP.Meski saya cinta MP, dan saya tidak akan meninggalkan MP. Tapi menjadi staff itu tidak menarik minat saya secuil pun. Bagaimana mungkin MP bisa mencapai tujuannya jika terlalu banyak kecurangan dalam tubuh anda. Bagaimana mungkin MP akan maju jika dikritik sedikit saja langsung semamput, terus ngambek gak mau menjawab. Bagaimana mungkin, target MP akan tercapai jika kalian menilai para blogger sebagai gerakan separator/perusuh yang harus dilenyapkan?Pada saat kami memenuhi undangan anda ke Gandaria City, kenapa Iriel yang bertanggungjawab pada lapak Prambors malah kabur begitu saja? Mengapa saat kami berniat tulus untuk menyelesaikan masalah, admin terlalu arogan untuk mengakui kesalahan?

  52. ohtrie said: Hemmm….Langkah yang teramat bagus…..Dan aku TERAMAT SANGAT suka SEKALI dan BANGET (saking sukanya) dengan tindakan teman-teman Multiply disini.Its THE REAL MULTIPLIERS that I know…!!Kita selalu adu argumentasi, tapi aku rasa itu adalah bagian dari diskusi. Meski ketika adu argumen terkadang emosi, toh tak sedikit kita tetap menjalankan prinsip diskusi itu sebagai media memperoleh titik temu.AKAN TETAPI…!!!Semenjak adanya MULPID yang dikomandani Daniel Tumiwa (DT) ini terus terang aku ngerasa kita agak terpecah belah, bahkan termasuk saya sendiri (saya akui itu). Sejak ribut dilapak dua tiga dengan kemunculan ID klonengan Pakdesumitro aku ngerasa dah tiada lagi titik temu setelah adu argumentasi itu, semua dan masing masing dari kita mencari pembenarannya sendiri-sendiri.Dan hal itu tak berhenti disana, toh sudah dipaparkan sebagaimana yang ditulis pada artikel journal mBak Evia kali ini. Tetap saja titik temu belum ada, yang selalu kita tahu n dengan sekedar janji, namun JANJI tinggal JANJI…..Kenapa aku bilang seperti itu..?Sekarang mari kita lihat pernyataan orang yang ada didalam MULPID itu sendiri, diantaranya adalah si Iriel di blogspot sebagaimana yang aku quote sebagian dan aku lampirkan dibawah ini. Aku rasa dia (Iriel) adalah orang yang belum tahu daleman hatinya teman-teman multipliers yang lain, namun kali ini bisa menuliskan journal yang isinya justru malah bikin ngeselin ati… Judge Me, Judge Me Not Who am I to judge? Pertanyaan ini sudah hampir seminggu bermain di pikiran saya. Awalnya dipicu dari pekerjaan di kantor, ketika harus membangun website untuk ramadhan, di mana mau tidak mau, suka tidak suka, saya harus berhadapan dengan para blogger yang selalu menghujat apapun yang dibuat di website. Mulai dari makian, sindiran sampai dengan celotehan yang ujung-ujungnya kalau dibawa pikiran malah akan menguras energi sendiri. Pelan-pelan saya coba menyelidiki latar belakang mereka – para perusuh ini. Bahkan, ada salah seorang teman yang menganalogikan dengan film Mean Girls. “Kalo di film Mean Girls, mereka geng yang gak dapet tempat duduk di kantin. Kebayang gak betapa looser-nya mereka?” Saya hanya tersenyum terkekeh namun di dalam hati meng-iyakan, meski tidak ingin terdengar jahat.Aku harap teman-teman bersedia baca selanjutnya di: http://ceritamasiriel.blogspot.com/2011/08/judge-me-judge-me-not.html*****Setelah membaca hal itu, yang aku garis bawahi adalah perihal “mereka geng yang gak dapet tempat duduk di kantin” Nahh,Mereka itu siapa…..?Kalo mau bilang dari awal apakah mereka yang memiliki ID awal http://indonesia.multiply.com yaitu Kang Donny Verdian….?Ahh, terlalu naif kalo Kang Donny memiliki hasrat untuk itu… Liat saja profilenya di http://donnyverdian.com Liat aja portofolionya. Sebagai manager Citranet Jogja yang sudah sebesar itu saja dia berani meninggalkan pekerjaannya lalu pergi ke Ausy kokk… Ngapain mikirin KURSInya MULPID..???Ato teman-teman kita enam perempuan yang terkena SURAT CINTA yang dimaksud itu….???Ahhh, lagi-lagi aku hanya bisa tersenyum kecut, pasalnya dua diantara yang memperoleh surat cinta itu adalah mBak Evia ndiri dan juga Mbak Irma, yang keduanya bertempat tinggal di Amrik sono. Lah KURSI dhingklik apa yang membuat mereka berdua iriiii…????hemmm……Dari banyak case yang sudah ada dan dialami, dan termasuk diantaranya adalah pernyataan journalnya si Iriel di Blogspot atas. Terus terang aku bukan mau menambah persoalan yang ada. Dengan menambahkan link journalnya Iriel diatas, justru aku hanya masih belum bisa melihat itikad baik dari awak MULPID, gimana dia ngomong manis sebagaimana yang dipaparkan mBak Evia atas Daniel Tumiwa diatas jika HANYA didepan kita saja akan tetapi toh didalam gancit (kantornya MULPID) sono mereka memposisikan kita bukan lagi sebagai KONTROL SOSIAL yang mustinya diperhatikan…???Sekali lagi pernyataan ini dibuat adalah setelah aku berulangkali mengikuti keadaan yang dialami diranah Multiply belakangan ini. Aku juga samasekali gak punya motif apapun…!!! Sudah punya kursi-dhingklik ndirii….!!!Thanks… ~edited: typo and Link(break)

    udah dihapus.

  53. enkoos said: Eh dibikin bando? Liat dong fotonya.

    terharu sama effort-nya Mbak Evie…semoga mp jadi tempat tinggal yang menyenangkan lagi seperti dulu diluar misuh2 seperti sekarang ini ya. Terus terang sejak multiply ada representative-nya di indonesia, mp jadi makin nga nyaman, nga heran banyak yang hijrah ke tetangga sebelah

  54. enkoos said: Eh dibikin bando? Liat dong fotonya.

    Setelah megeh-megeh baca seluruh comment yang udah masuk, pertanyaan saya sederhana:”Ada yang bersedia menerangkan kepada saya apa itu SURAT CINTA, SP, Pez Control (ngelirik Cak Marto) dan rebutan dingklik kah?”*ono opo to iki, m’Evi? nek soal jurnal 27 dan 40 aku wis mudeng*

  55. martoart said: Saya tahu Anda sedang berperan jadi Devil’s Alpukat Bro..Tapi apapun isinya, Pez tetep ndak berhak. Demikian duplik dari Devil’s Kesemex

    alpukat…alpukat…..om wib, kapan kopdar makan alpukat mentega…????*abis ini gw dikasih surat cinta…karena mereply tidak pada tempatnya…..

  56. martoart said: Saya tahu Anda sedang berperan jadi Devil’s Alpukat Bro..Tapi apapun isinya, Pez tetep ndak berhak. Demikian duplik dari Devil’s Kesemex

    Cak Bro… duplix ini pernah kita bahas juga kan… tapi sesuai duplix kesemex, dimana-mana kan ikutnya pada dua peraturan yang umum… :DPeraturan Nomer Dua : liat perautarn nomer satu

  57. ohtrie said: Nahh,Mereka itu siapa…..?Kalo mau bilang dari awal apakah mereka yang memiliki ID awal http://indonesia.multiply.com yaitu Kang Donny Verdian….?Ahh, terlalu naif kalo Kang Donny memiliki hasrat untuk itu… Liat saja profilenya di http://donnyverdian.com Liat aja portofoliaunya. Sebagai manager Citranet saja dia berani meninggalkan pergi ke Ausy kokk… Ngapain mikirin KURSInya MULPID..??

    Mas Trie dan untuk semua, ini kalau di runut adalah sejak teman-teman “berdiskusi” (baca bikin Kerusuhan Online red.) di lapaknya ID ramadhan, indikasi yang saya lihat adalah sejak “mas iriel” tersebut menulis di Blogspotnya, pada selang waktu sebelumnya jurnal saya didatangi id ramadhan dan masuk kedalam semua QN.Saya dapat benang merahnya, bahwa yang ditelusuri itu adalah yang membuat “diskusi” di ID ramadhan dan setelahnya di ID radiokkk, dan sialnya yang terkena seperti analogi film “Mean Girls” itu hanya enam orang dan para wanita pula.kalau dilihat dari apa yang diceritakan “mas iriel”, ga ada terbersit keinginan saya (dan saya yakin 90% yang dapat SP) sekalipun untuk ikut dapat dingklik di MIRO.saya, biarpun pengangguran ga jelas ga ada terbersit mau dingklik di MIRO.Mbak Arni sudah memberikan penjelasan, Mbak Irma dan Mbak Evia apalagi sangat tidak mungkin sekali, Mbak Cantik kalau “mas iriel” tahu latar belakang keluarganya pasti akan nyengir ga bakal bisa tidur.Akhirnya saya cuma melakukan apa yang ID ramadhan lakukan terhadap saya… saya cuma folbek melalui jalan yang lurus dan jalan yang berliku-liku, maklum ngikutin jalur angkot :)))

  58. rengganiez said: masuk playlist deh…kapokkk :-p

    Panjang bangeet siiih…Nasib liatin lewat hape..Soal tiket konser.. Kenapa siih bagi2 tiket gretongan kuisnya ga dimarih malah di twet..Mulai dari tket java soulnation, lenka sampe maherzain.Sereasa dianaktirikaan huaa huaa..Masa bagi2nya di twet :(kira2 ada bagi2 tiket konser rapper 50cent gak yaa..Tapi di mUltiply dong masa twet mulu..

  59. rengganiez said: masuk playlist deh…kapokkk :-p

    Panjang bangeet siiih…Nasib liatin lewat hape..Soal tiket konser.. Kenapa siih bagi2 tiket gretongan kuisnya ga dimarih malah di twet..Mulai dari tket java soulnation, lenka sampe maherzain.Sereasa dianaktirikaan huaa huaa..Masa bagi2nya di twet :(kira2 ada bagi2 tiket konser rapper 50cent gak yaa..Tapi di mUltiply dong masa twet mulu..

  60. rengganiez said: masuk playlist deh…kapokkk :-p

    Panjang bangeet siiih…Nasib liatin lewat hape..Soal tiket konser.. Kenapa siih bagi2 tiket gretongan kuisnya ga dimarih malah di twet..Mulai dari tket java soulnation, lenka sampe maherzain.Sereasa dianaktirikaan huaa huaa..Masa bagi2nya di twet :(kira2 ada bagi2 tiket konser rapper 50cent gak yaa..Tapi di mUltiply dong masa twet mulu..

  61. itsmearni said: hahahaha klo inget mukanya saya pengen ketawabegitu kita masuk, eh orangnya kaburpadahal orang pertama yang liat kita khan dia tuh

    Langsung kabur gitu? Ha…ha…ha… makin kumplit aja deh stempel jelek buat mereka.

  62. rengganiez said: hehehe looser mana yah yang waktu temen2 ke gancit, malah ada ngacir ?? :-p

    hahahaha klo inget mukanya saya pengen ketawabegitu kita masuk, eh orangnya kaburpadahal orang pertama yang liat kita khan dia tuh

  63. penuhcinta said: Ceileeee… pilihlah aku Suminten edyan… yang pasti setia merusuhimu… jangan kau salah pilih yang laiiiin… yang laiiin belum tentuuuu merusuuuuh. Jadi pilihlah aku!

    suminten lagi karaokean yah*tutup kuping*

  64. rengganiez said: ehh bangga dikit kenapa sih mbak Sum…khan itu sampe ditelusuri latar belakangnya, bahkan kemudian dapet Surat CintahHanya orang2 pilihan lohh yang dapetinnya…*melet*

    sayangnya mereka salah pilihyang dipilih emak-emak rusuh semua hahaha

  65. rengganiez said: ehh bangga dikit kenapa sih mbak Sum…khan itu sampe ditelusuri latar belakangnya, bahkan kemudian dapet Surat CintahHanya orang2 pilihan lohh yang dapetinnya…*melet*

    Ceileeee… pilihlah aku Suminten edyan… yang pasti setia merusuhimu… jangan kau salah pilih yang laiiiin… yang laiiin belum tentuuuu merusuuuuh. Jadi pilihlah aku!

  66. penuhcinta said: Ealaaaa…. disamain sama loosers? Berarti mereka dwonk “mean girls” alias tokoh antagonis di film itu yak? Kan tokoh antagonis di film itu gadis2 yang merasa keren tapi sebenarnya sangat superficial alias cuma memperhatikan penampilan tapi dalemnya kopong. Hua…ha….ha. Ngaku ni ye.Jadi kita dikira iri begitchu? Tralala…trilili… ha…ha…ha. Ketawa aja deh. Menyedihkan banget sih cara berpikirnya yak. Cupet akut.Trie, ini berarti bukan hanya pendapat satu personel Mulpid kan ya? Dari tulisannya si Iriel ini berarti itu pendapat paling tidak beberapa personel Mulpid kan ya?

    ehh bangga dikit kenapa sih mbak Sum…khan itu sampe ditelusuri latar belakangnya, bahkan kemudian dapet Surat CintahHanya orang2 pilihan lohh yang dapetinnya…*melet*

  67. enkoos said: Aku jirih (wedian/penakut) Sum. Di Indonesia pernah naik kuda, tapi pake dibimbing sama tukang kudanya. Heheheheh…ndeso ya.Disini tadi, ada briefingnya segala sebelum naik. Dan ternyata kita dilepas. Naik kuda sendiri2. Udah gitu kudanya gede banget dan gagah. Awalnya takut deg deg’an, kalau jatuh gimana. Eh ternyata enggak. Glenak glenuk, kudanya genit. Xixiixix..kerennnn deh.Karena keasikan, kudanya kuperintah untuk lari, guidenya panik. hahahahahaha…Akunya asik asik aja. Malah kuperintah lari brenti, lari brenti, lari jalan pelan. gituuuuu terus. KSB ampe geleng2 kepala. Ndesooooo tenan.

    Ye, mendingan aku dwonk, jaman di Indonesia udah berkali2 naik kuda, meski cuma pelan2 saja. Tapi syukurlah kalau sekarang udah berani, mbak. Enak tho? Tapi tetap hati2 ya.

  68. ohtrie said: Pelan-pelan saya coba menyelidiki latar belakang mereka – para perusuh ini. Bahkan, ada salah seorang teman yang menganalogikan dengan film Mean Girls. “Kalo di film Mean Girls, mereka geng yang gak dapet tempat duduk di kantin. Kebayang gak betapa looser-nya mereka?” Saya hanya tersenyum terkekeh namun di dalam hati meng-iyakan, meski tidak ingin terdengar jahat.

    hehehe looser mana yah yang waktu temen2 ke gancit, malah ada ngacir ?? :-p

  69. ohtrie said: Setelah membaca hal itu, yang aku garis bawahi adalah perihal “mereka geng yang gak dapet tempat duduk di kantin”

    Ealaaaa…. disamain sama loosers? Berarti mereka dwonk “mean girls” alias tokoh antagonis di film itu yak? Kan tokoh antagonis di film itu gadis2 yang merasa keren tapi sebenarnya sangat superficial alias cuma memperhatikan penampilan tapi dalemnya kopong. Hua…ha….ha. Ngaku ni ye.Jadi kita dikira iri begitchu? Tralala…trilili… ha…ha…ha. Ketawa aja deh. Menyedihkan banget sih cara berpikirnya yak. Cupet akut. Trie, ini berarti bukan hanya pendapat satu personel Mulpid kan ya? Dari tulisannya si Iriel ini berarti itu pendapat paling tidak beberapa personel Mulpid kan ya?

  70. penuhcinta said: Ya, makanya pilihan kan ada di tangan MPers, mau pasrah, cuek, apatis, atau berusaha, peduli dan masih meiliki harapan untuk adanya perubahan. Kalau kita diam saja, ya sesuai dong dengan harapan mereka. Kita lupakan? Uh, apalagi, senang banget dong yang di sana. Kita tutup buku dan membiarkan para klonengan dan MPers semusim menguasai… ya tambah2 keplok2 mereka. Meskipun taruhannya adalah margin keuntungan yang pasti turun drastis. Namanya jga gak pake logika.

    untuk meninggalkan MP itu gak gampang yah…pertemanan yang sudah terbentuk itu juga menjadi proses gimana kita tetap bertahan sampai skg. Ada yang bilang, Ngempi itu bukan segalanya..dan memang benar, masih banyak hal yang harus diurus. Tapi kehilangan MP tetap gak relaaaaa….apalagi jika ada yang mengacak2nya yah mbak? hiks…

  71. ohtrie said: Ato teman-teman kita enam perempuan yang terkena SURAT CINTA yang dimaksud itu….???Ahhh, lagi-lagi aku hanya bisa senyum kecut, pasalnya dua diantara yang memperoleh surat cinta itu adalah mBak Evia ndiri dan juga Mbak Irma, yang keduanya bertempat tinggal di Amrik sono. Lah KURSI dhingklik apa yang membuat mereka berdua iriiii…????

    saya jawab yang ini aja dehSebagai salah satu dari 6 perempuan penerima SPsekalipun saya tidak bertempat tinggal di Amiriki Similikiti sanatapi tetap saja saya juga gak punya kepentingan apa-apa apalagi samapi harus ikut berebut dingklik dikantin besar bernama MIRO iniJuh sebelum MIRO ada di Indonesia saya sudah punya dingklik sendiri di tempat saya tentunyaKlopun kemudian saya ikut meramaikan keriuhan disalah satu akun yang (katanya) kemudian menjadi cikal bakal sehingga saya menerima SPItu semata hanya untuk mempertanyakan transparansi kegiatan dimaksudKlo kemudian terjadi sahut-sahutan dengan sesama user yang lainya karena tuan rumah tidak menanggapi apa-apaapakah kemudian dengan begitu kami layak mendapat SP?Lalu kenapa hanya perempuan saja? hanya 6 user?silahkan jawab sendiri teman-teman tercinta===========Terkait postingan mb evi yang inibuat saya bos besar di rumah besar bernama MIRO memang sudah berjanji untuk kedepannyatapi tetap saja tidak memberi jawaban atas pertanyaan perihal lomba berhadiah playbook itumaksud saya, sudah dijawab sihtapi kok ya tetep ngambang………

  72. enkoos said: fotografer seni gak selalu melakukan edit lho mas. Yang betul malah sekali eksekusi langsung jadi bagus. Edit dengan rekayasa beda dong mas.

    aku bilang rekayasa sewaktu pemotretan. edit di komputer justru diharamkan.

  73. penuhcinta said: Naik kuda? Wah, mauuuu! Udah lama neh gak naik kuda. Cari ah, tempat yg dekat2 sini.

    Aku jirih (wedian/penakut) Sum. Di Indonesia pernah naik kuda, tapi pake dibimbing sama tukang kudanya. Heheheheh…ndeso ya.Disini tadi, ada briefingnya segala sebelum naik. Dan ternyata kita dilepas. Naik kuda sendiri2. Udah gitu kudanya gede banget dan gagah. Awalnya takut deg deg’an, kalau jatuh gimana. Eh ternyata enggak. Glenak glenuk, kudanya genit. Xixiixix..kerennnn deh.Karena keasikan, kudanya kuperintah untuk lari, guidenya panik. hahahahahaha…Akunya asik asik aja. Malah kuperintah lari brenti, lari brenti, lari jalan pelan. gituuuuu terus. KSB ampe geleng2 kepala. Ndesooooo tenan.

  74. enkoos said: Walahhh gak boleh begitu dong. User Multiply itu kan terdiri dari beragam manusia dengan segala klasifikasinya. Kalau ada usulan bagus, apa salahnya diterapkan. Gak cuma ditampung. Ada usulan dan kritik itu artinya kita perduli. Ikut memiliki. Lha gimana wong kita sudah ngendon disini bertahun tahun. Sampe jadi premium member. Mosok diklemprakno begitu saja. Gak adil dong.

    Mbak, adil itu makanan apaan sih? Ih sekarang aku tanya deh. Dari sekian banyak janji yang digelar dari mulai pertemuan di Marche, Pacific Place, kemudian yang di PM2 termasuk yg ini, mana yang sudah ditepati? Lebih banyak mana antara yg ditepati dan yang diingkari? Jadi memang semua masukan pasti dicatet, biar kita seneng dulu…ha…ha…ha. Perkara ditepati… auoooo *Sum tiba2 melolong*

  75. enkoos said: Kepentingan saya disini adalah karena saya peduli dengan Multiply. Dan sebagai salah satu bentuk kepedulian, saya bertanya jika ada kejanggalan dalam kegiatan yang berkaitan dengan Multiply. Dengan memaparkan kronologis di atas, saya (harapan saya teman teman juga begitu) tidak ingin hal itu terulang kembali. Sebagai warga Multiply kita punya hak untuk memanfaatkan kontrol sosial yang kita miliki.

    Hemmm….Langkah yang teramat bagus…..Dan aku TERAMAT SANGAT suka SEKALI dan BANGET (saking sukanya) dengan tindakan teman-teman Multiply disini.Its THE REAL MULTIPLIERS that I know…!!Kita selalu adu argumentasi, tapi aku rasa itu adalah bagian dari diskusi. Meski ketika adu argumen terkadang emosi, toh tak sedikit kita tetap menjalankan prinsip diskusi itu sebagai media memperoleh titik temu.AKAN TETAPI…!!!Semenjak adanya MULPID yang dikomandani Daniel Tumiwa (DT) ini terus terang aku ngerasa kita agak terpecah belah, bahkan termasuk saya sendiri (saya akui itu). Sejak ribut dilapak dua tiga dengan kemunculan ID klonengan Pakdesumitro aku ngerasa dah tiada lagi titik temu setelah adu argumentasi itu, semua dan masing masing dari kita mencari pembenarannya sendiri-sendiri.Dan hal itu tak berhenti disana, toh sudah dipaparkan sebagaimana yang ditulis pada artikel journal mBak Evia kali ini. Tetap saja titik temu belum ada, yang selalu kita tahu n dengan sekedar janji, namun JANJI tinggal JANJI…..Kenapa aku bilang seperti itu..?Sekarang mari kita lihat pernyataan orang yang ada didalam MULPID itu sendiri, diantaranya adalah si Iriel di blogspot sebagaimana yang aku quote sebagian dan aku lampirkan dibawah ini. Aku rasa dia (Iriel) adalah orang yang belum tahu daleman hatinya teman-teman multipliers yang lain, namun kali ini bisa menuliskan journal yang isinya justru malah bikin ngeselin ati… Judge Me, Judge Me Not Who am I to judge? Pertanyaan ini sudah hampir seminggu bermain di pikiran saya. Awalnya dipicu dari pekerjaan di kantor, ketika harus membangun website untuk ramadhan, di mana mau tidak mau, suka tidak suka, saya harus berhadapan dengan para blogger yang selalu menghujat apapun yang dibuat di website. Mulai dari makian, sindiran sampai dengan celotehan yang ujung-ujungnya kalau dibawa pikiran malah akan menguras energi sendiri. Pelan-pelan saya coba menyelidiki latar belakang mereka – para perusuh ini. Bahkan, ada salah seorang teman yang menganalogikan dengan film Mean Girls. “Kalo di film Mean Girls, mereka geng yang gak dapet tempat duduk di kantin. Kebayang gak betapa looser-nya mereka?” Saya hanya tersenyum terkekeh namun di dalam hati meng-iyakan, meski tidak ingin terdengar jahat.Aku harap teman-teman bersedia baca selanjutnya di: http://ceritamasiriel.blogspot.com/2011/08/judge-me-judge-me-not.html*****Setelah membaca hal itu, yang aku garis bawahi adalah perihal “mereka geng yang gak dapet tempat duduk di kantin” Nahh,Mereka itu siapa…..?Kalo mau bilang dari awal apakah mereka yang memiliki ID awal http://indonesia.multiply.com yaitu Kang Donny Verdian….?Ahh, terlalu naif kalo Kang Donny memiliki hasrat untuk itu… Liat saja profilenya di http://donnyverdian.com Liat aja portofolionya. Sebagai manager Citranet Jogja yang sudah sebesar itu saja dia berani meninggalkan pekerjaannya lalu pergi ke Ausy kokk… Ngapain mikirin KURSInya MULPID..???Ato teman-teman kita enam perempuan yang terkena SURAT CINTA yang dimaksud itu….???Ahhh, lagi-lagi aku hanya bisa tersenyum kecut, pasalnya dua diantara yang memperoleh surat cinta itu adalah mBak Evia ndiri dan juga Mbak Irma, yang keduanya bertempat tinggal di Amrik sono. Lah KURSI dhingklik apa yang membuat mereka berdua iriiii…????hemmm……Dari banyak case yang sudah ada dan dialami, dan termasuk diantaranya adalah pernyataan journalnya si Iriel di Blogspot atas. Terus terang aku bukan mau menambah persoalan yang ada. Dengan menambahkan link journalnya Iriel diatas, justru aku hanya masih belum bisa melihat itikad baik dari awak MULPID, gimana dia ngomong manis sebagaimana yang dipaparkan mBak Evia atas Daniel Tumiwa diatas jika HANYA didepan kita saja akan tetapi toh didalam gancit (kantornya MULPID) sono mereka memposisikan kita bukan lagi sebagai KONTROL SOSIAL yang mustinya diperhatikan…???Sekali lagi pernyataan ini dibuat adalah setelah aku berulangkali mengikuti keadaan yang dialami diranah Multiply belakangan ini. Aku juga samasekali gak punya motif apapun…!!! Sudah punya kursi-dhingklik ndirii….!!!Thanks… ~edited: typo and Link(break)

  76. enkoos said: o iya ya…Gak merhatiin. Tahu gitu tadi kempingnya diperpanjang. Ketagihan naik kuda. Serasa jadi pemeran film koboi.

    Naik kuda? Wah, mauuuu! Udah lama neh gak naik kuda. Cari ah, tempat yg dekat2 sini.

  77. rengganiez said: *garuk2 irung* Pantes yah itu jawabannya “in the future* mulu…janji2 masa depan karena nanti orang bakalan lupa kalo sudah dijanjiinmantebss nih mb Evi sudah beberkan janji2 disini, semoga nih dibaca oleh yang berwenang….

    Ya, makanya pilihan kan ada di tangan MPers, mau pasrah, cuek, apatis, atau berusaha, peduli dan masih meiliki harapan untuk adanya perubahan. Kalau kita diam saja, ya sesuai dong dengan harapan mereka. Kita lupakan? Uh, apalagi, senang banget dong yang di sana. Kita tutup buku dan membiarkan para klonengan dan MPers semusim menguasai… ya tambah2 keplok2 mereka. Meskipun taruhannya adalah margin keuntungan yang pasti turun drastis. Namanya jga gak pake logika.

  78. penuhcinta said: Gak peduli! Gak peduli! Gak peduli! Pokoknya taktik pemasaran dan bisnis Mulpid sudah ditetapkan oleh pentolan2nya dan gak akan bergeming walau tanpa logika. Usulan dari MPers cuma ditampung, terus dibuang ke tempat sampah. Janji2 manis cuma diucapkan tanpa berniat dijalankan. Protes dan pertanyaan yang mengusik didiamkan. Semua Itulah cara mereka menyelesaikan masalah…he…he. Bagus banget kan?

    Walahhh gak boleh begitu dong. User Multiply itu kan terdiri dari beragam manusia dengan segala klasifikasinya. Kalau ada usulan bagus, apa salahnya diterapkan. Gak cuma ditampung. Ada usulan dan kritik itu artinya kita perduli. Ikut memiliki. Lha gimana wong kita sudah ngendon disini bertahun tahun. Sampe jadi premium member. Mosok diklemprakno begitu saja. Gak adil dong.

  79. penuhcinta said: Colombus Day. Loh, kok gak libur sih, mbak? Di tempatku libur lo anak sekolah.

    o iya ya…Gak merhatiin. Tahu gitu tadi kempingnya diperpanjang. Ketagihan naik kuda. Serasa jadi pemeran film koboi.

  80. penuhcinta said: Gak peduli! Gak peduli! Gak peduli! Pokoknya taktik pemasaran dan bisnis Mulpid sudah ditetapkan oleh pentolan2nya dan gak akan bergeming walau tanpa logika. Usulan dari MPers cuma ditampung, terus dibuang ke tempat sampah. Janji2 manis cuma diucapkan tanpa berniat dijalankan. Protes dan pertanyaan yang mengusik didiamkan. Semua Itulah cara mereka menyelesaikan masalah…he…he. Bagus banget kan?

    *garuk2 irung* Pantes yah itu jawabannya “in the future* mulu…janji2 masa depan karena nanti orang bakalan lupa kalo sudah dijanjiinmantebss nih mb Evi sudah beberkan janji2 disini, semoga nih dibaca oleh yang berwenang….

  81. rengganiez said: mbak-eee…emak2 itu pasar potensial taukk…yang suka belanja belinji itu siapa? emak2 cuyyy….mau pake survey apapun, yang pegang duit, yang gampang kepinginan itu emak2…Nah sekarang gw tanya deh…gw tanyaaaaaa…itu seberapa banyak RAN mampu merekrut Mpers baru yang anak muda, anak gawul? lha wong mereka bikin ID itu cuma karena pingin main sepeda dan mendapatkan hadiah kok. Yang disasar itu yang loyal atau karena kepentingan sesaat?? Mpers itu unik dan terkenal loyal mbak…coba deh itu baca2 komen di lapak grup MP Pusat, ketauan gimana orang2 Mpers di luar Indonesia yang karakternya hampir sama ama pengguna MP Indonesia.

    Gak peduli! Gak peduli! Gak peduli! Pokoknya taktik pemasaran dan bisnis Mulpid sudah ditetapkan oleh pentolan2nya dan gak akan bergeming walau tanpa logika. Usulan dari MPers cuma ditampung, terus dibuang ke tempat sampah. Janji2 manis cuma diucapkan tanpa berniat dijalankan. Protes dan pertanyaan yang mengusik didiamkan. Semua Itulah cara mereka menyelesaikan masalah…he…he. Bagus banget kan?

  82. wib711 said: content nya cak Bro yang akhirnya membuat Pm itu di teruskan..

    Saya tahu Anda sedang berperan jadi Devil’s Alpukat Bro..Tapi apapun isinya, Pez tetep ndak berhak. Demikian duplik dari Devil’s Kesemex

  83. tianarief said: iya, ceritanya mau memotret obyek pohon dan refleksinya. oya, aku ikut kategori pocket camera. tapi kurang menguasai kemampuan kamera. karena terbiasa photo journalism, aku sama-sekali tak melakukan rekayasa dalam pengambilan gambar –seperti biasa dilakukan para fotografer seni. 😀

    fotografer seni gak selalu melakukan edit lho mas. Yang betul malah sekali eksekusi langsung jadi bagus. Edit dengan rekayasa beda dong mas.

  84. enkoos said: wah keren mas Tian. Gambar ber refleksi. Pohon ya sepertinya.Gak apa2 kalah. Kalah adalah sukses yang tertunda. Coba lagi coba lagi.

    mbak evi, mo begadang tho? hehe besok libur disini asyik:)

  85. enkoos said: wah keren mas Tian. Gambar ber refleksi. Pohon ya sepertinya.Gak apa2 kalah. Kalah adalah sukses yang tertunda. Coba lagi coba lagi.

    iya, ceritanya mau memotret obyek pohon dan refleksinya. oya, aku ikut kategori pocket camera. tapi kurang menguasai kemampuan kamera. karena terbiasa photo journalism, aku sama-sekali tak melakukan rekayasa dalam pengambilan gambar –seperti biasa dilakukan para fotografer seni. 😀

  86. tianarief said: iya, itu foto hasil karyaku, yang diikutkan lomba, dan kalah. 😀

    wah keren mas Tian. Gambar ber refleksi. Pohon ya sepertinya.Gak apa2 kalah. Kalah adalah sukses yang tertunda. Coba lagi coba lagi.

  87. imazahra said: Keren, Mbak! Mudahan setelah ini, manajemen MP Indonesia lebih transparan lagi…

    Lebih transparan? Emang sebelumnya sudah transparan? Kita lihat saja gimana ke depannya. Mudah2an gak ada yang mendadak amnesia.

  88. penuhcinta said: Loh? Menjadi labil juga hak prerogatif para penguasa di Mulpid kan? Lagipula, kalau cuma mengurusi MPers yang akunnya juga banyak yang sudah gak aktif, mati suri gitccu, mana ada kerennya, gak bisa hubungan sama media lain, gak bisa diliput di sana-sini, gak bisa keren eksis di mana2. Jadi, mereka pilih lebih eksis di luaran sono dan seminimal mungkin eksis di MP sendiri. Gak keren, sumprit. Lihat deh, sasaran user baru kelihatan kan kelompok umurnya berapa? Artis yg direkrut jadi maskot eh apalah namanya, aja RAN. User MP? Huh, hampir semuanya emak2.

    mbak-eee…emak2 itu pasar potensial taukk…yang suka belanja belinji itu siapa? emak2 cuyyy….mau pake survey apapun, yang pegang duit, yang gampang kepinginan itu emak2…Nah sekarang gw tanya deh…gw tanyaaaaaa…itu seberapa banyak RAN mampu merekrut Mpers baru yang anak muda, anak gawul? lha wong mereka bikin ID itu cuma karena pingin main sepeda dan mendapatkan hadiah kok. Yang disasar itu yang loyal atau karena kepentingan sesaat?? Mpers itu unik dan terkenal loyal mbak…coba deh itu baca2 komen di lapak grup MP Pusat, ketauan gimana orang2 Mpers di luar Indonesia yang karakternya hampir sama ama pengguna MP Indonesia.

  89. enkoos said: Pez juga sudah lama ngempi, isinya juga bisa dibaca banyak orang. Kalau gak suka dipublish, kan bisa diset for contact only. Sisanya dipublish.Alasan apalagi?

    Gak keren. Isinya orang2 kurang kerjaan yang ngalong sampai lewat tengah malam. Mereka kan orang sibuk, bikin promo ini itu… Pstt.. tapi ngetwit masih sempat looo… kan cuma berapa karakter itu?

  90. enkoos said: Pez juga sudah lama ngempi, isinya juga bisa dibaca banyak orang. Kalau gak suka dipublish, kan bisa diset for contact only. Sisanya dipublish.Alasan apalagi?

    maksudnya itu karena mereka sebelum ngempi sudah cuit2 di twitter sama pesbukan mbak..jadi kalo aktif disana ya minta dimaklumi..begituhhh

  91. rengganiez said: halahh nyapa tetangga atas saja sampe sekarang belum dilakukan kok mau minta bukti kamarku yang sudah rapi..tidak lahhh :-p

    Ha…ha…ha… ada kejadian lucu lo tadi siang menyangkut si tetangga atas. Mau aku posting deh.

  92. rengganiez said: wooo jadi memanfaatkan penyakit lupa yang sudah menjangkiti banyak negeri ini, kemudian coba dipraktekkan gitu yah? ealahhh jadi ingat posting soal kemaluannya mbah marto kemarin…:-)

    Ya memang…ha…ha…ha… diemin aja sampai yang ceriwis2 capek sendiri. Masih ada yg bandel? Ancam pake SP. Beressss.

  93. enkoos said: sejak kapan dari 99 langsung ke seribu?anak buahnya Bandung Bondowoso mbak? qeqeqeqeq….

    anu mbakyu.. pan lagi jamannya labil n mencla mencle…jadi bisa aja dunk lumpat lumpat… suka-suka yang komen dunk mu lumpat berapa langkah*belajar dari MIRO*

  94. rengganiez said: jadi intinya meragukan data yang sudah digeber itu kan? padahal itulah alasan kuat MP Pusat buka perwakilan di Indonesia dengan pangsa pasar yang menggiurkan itu. Mbak Sum sekarang kalo berkaca dari data itu, masak layak diabaikan sih? yang ada yaaa dipertahankan dan kemudian mencari pasar baru biar imbang..yo ora? *Ini pertanyaan dari orang yang lugu soal ekonomi*

    Loh? Menjadi labil juga hak prerogatif para penguasa di Mulpid kan? Lagipula, kalau cuma mengurusi MPers yang akunnya juga banyak yang sudah gak aktif, mati suri gitccu, mana ada kerennya, gak bisa hubungan sama media lain, gak bisa diliput di sana-sini, gak bisa keren eksis di mana2. Jadi, mereka pilih lebih eksis di luaran sono dan seminimal mungkin eksis di MP sendiri. Gak keren, sumprit. Lihat deh, sasaran user baru kelihatan kan kelompok umurnya berapa? Artis yg direkrut jadi maskot eh apalah namanya, aja RAN. User MP? Huh, hampir semuanya emak2.

  95. rengganiez said: khann katanya sebelum masuk MP sudah punya kehidupan sosial yang lain jadi mohon dipahami…tapi kok sudah lama di MP, cuweknya kebablasan tuhh 🙂

    Pez juga sudah lama ngempi, isinya juga bisa dibaca banyak orang. Kalau gak suka dipublish, kan bisa diset for contact only. Sisanya dipublish.Alasan apalagi?

  96. enkoos said: Pez aja rajin mengisi MPnya. Lha ini MP Indonesia, ada acara2 penting lebih heboh ke jejaring sebelah ketimbang ngisi di MPnya sendiri. Heran deh.

    khann katanya sebelum masuk MP sudah punya kehidupan sosial yang lain jadi mohon dipahami…tapi kok sudah lama di MP, cuweknya kebablasan tuhh 🙂

  97. rengganiez said: saya khan selalu pake asas cek dan ricek mba Arni..makanya didengerin berulang2 biar gak salah 🙂

    crosscheck maksudnya?Mbok buka kamus dulu, crosscheck itu adalah dengerin satu pihak sudah cukup.*kamus ala Mulpid*

  98. penuhcinta said: Manah? Manah buktinyaaaaa? Sum gak percayaaaa! Ayo bikin postingan tentang kamar…hua…ha…ha.

    halahh nyapa tetangga atas saja sampe sekarang belum dilakukan kok mau minta bukti kamarku yang sudah rapi..tidak lahhh :-p

  99. penuhcinta said: Kedua: Karena mereka impoten ketika berhadapan dengan para MPers yang sangat ganas di ranjang eh di berbagai lapak baik di lapak mereka maupun kita2 sendiri…. maka mereka ambil jurus: langkah seribu, pura2 gak dengar, pura2 gak lihat, diemmmmmmm aja cepppp. Semua itu demi menghilangkan kepusingan dan supaya bisa konsen ngurusin hal2 lain seperti jualan tiket Lenka dan Maher Zain, buka stand di Soulnation, bertwitter ria 24-7, berfesbuk ria dlm mempromosikan MP, ngurusin OS lewat sellersid sambil berharap bloggers melupakan keberadaan dan ulah mereka dan membiarkan mereka jalan sendiri.

    wooo jadi memanfaatkan penyakit lupa yang sudah menjangkiti banyak negeri ini, kemudian coba dipraktekkan gitu yah? ealahhh jadi ingat posting soal kemaluannya mbah marto kemarin…:-)

  100. rengganiez said: Ibarat punya rumah, ini bukannya ngurus rumahnya sendiri kerjaannya main mulu untuk ngajak orang2 di luar pada berbondong2 main ke rumahnya. Sekarang kalo rumahnya acak2an, siapa juga yang betah main coba?

    Pez aja rajin mengisi MPnya. Lha ini MP Indonesia, ada acara2 penting lebih heboh ke jejaring sebelah ketimbang ngisi di MPnya sendiri. Heran deh.

  101. penuhcinta said: Pertama: meskipun kita sudah sering dengar dari para rekan sellers bahwa pembeli mereka adalah sesama MPers juga, perlu dibuktikan dengan data valid bahwa bloggers juga menjadi bagian dari pembeli itu. (Jadi inget deh sama kuesioner yang waktu itu diadakan! Tringggg). Teman2 blogger lan juga banyak yang sudah mentah2 menolak kehadiran OS dan bilang gak akan belanja di MP. Kalau dilihat dari kaca mata bisnis, gak menguntungkan dong, makanya layak diabaikan.

    jadi intinya meragukan data yang sudah digeber itu kan? padahal itulah alasan kuat MP Pusat buka perwakilan di Indonesia dengan pangsa pasar yang menggiurkan itu. Mbak Sum sekarang kalo berkaca dari data itu, masak layak diabaikan sih? yang ada yaaa dipertahankan dan kemudian mencari pasar baru biar imbang..yo ora? *Ini pertanyaan dari orang yang lugu soal ekonomi*

  102. ayudiahrespatih said: kang Pez responnya cepet juga..dibandingkan kantor yg di jkt yah…*mari sama2 mengawal janji manis ini*dicatet!—–mbak Evi top markotop deh udeh mau repot2 nanya2 ke mereka^^

    Catet dan diingat ya. Semoga gak pada mendadak amnesia.

  103. rengganiez said: jadi inget, semalem sambil nyiangi sayuran, iseng-iseng buka facebook dunks…entah kenapa kemudian kok tiba-tiba masuk lamannya Multiply di http://www.facebook.com/MultiplyID. Wah ternyata ramai banget yang disana beragam informasi dari Gancit..sementara kalo kemudian dibandingkan di http://indonesia.multiply.com/, updatenya bolong-bolong.

    Mungkin maksudnya untuk menarik minat orang2 di fb supaya membuka akun di MP. Tapi lucunya para MPers yang lama lama malah dicuekin ya.

  104. rengganiez said: hohohoho…maap kalo mencibir, tapi jadi inget dulu sebelum ada perwakilan MP di Indonesia, sy pernah baca data yang dilansir jika saat ini ada sekitar 82.000 toko yang terdapat di Multiply, dan untuk Indonesia ada sekitar 18.000 toko yang dikelola oleh pada penjual dari Indonesia. Untuk pembeli, Multiply menyebutkan ada sekitar 11 juta tukang belanja yang berbelanja di Multiply, dan 2.5 juta berasal dari Indonesia. Data yang segambreng itu mau dicuekin saja po mbakyu, gak diurus begitu? Ehh mungkin sihh kalo memang betul itu datanya, mungkin karen sudah eksis duluan, sehingga gak perlu lagi diurus. Itu kalo datanya valid loh..

    Pertama: meskipun kita sudah sering dengar dari para rekan sellers bahwa pembeli mereka adalah sesama MPers juga, perlu dibuktikan dengan data valid bahwa bloggers juga menjadi bagian dari pembeli itu. (Jadi inget deh sama kuesioner yang waktu itu diadakan! Tringggg). Teman2 blogger lan juga banyak yang sudah mentah2 menolak kehadiran OS dan bilang gak akan belanja di MP. Kalau dilihat dari kaca mata bisnis, gak menguntungkan dong, makanya layak diabaikan. Kedua: Karena mereka impoten ketika berhadapan dengan para MPers yang sangat ganas di ranjang eh di berbagai lapak baik di lapak mereka maupun kita2 sendiri…. maka mereka ambil jurus: langkah seribu, pura2 gak dengar, pura2 gak lihat, diemmmmmmm aja cepppp. Semua itu demi menghilangkan kepusingan dan supaya bisa konsen ngurusin hal2 lain seperti jualan tiket Lenka dan Maher Zain, buka stand di Soulnation, bertwitter ria 24-7, berfesbuk ria dlm mempromosikan MP, ngurusin OS lewat sellersid sambil berharap bloggers melupakan keberadaan dan ulah mereka dan membiarkan mereka jalan sendiri.

  105. penuhcinta said: Gini lo mbak, rumah sendiri buat mereka gak acak2an selama kantung perdagangan masih lancar. Makanya fokusnya lebih ke OS. Lihat deh motto Multiply yang udah berganti sejak mereka berganti arah: Multiply, Belanja, Berjualan, Berbagi. Lihat komposisinya: dagangan:blogging= 2:1. Kelihatan kan fokus mereka kemana? Jadi kalau berharap ada keseimbangan sih ya mustahal, wong fokusnya aja udah beralih.

    hohohoho…maap kalo mencibir, tapi jadi inget dulu sebelum ada perwakilan MP di Indonesia, sy pernah baca data yang dilansir jika saat ini ada sekitar 82.000 toko yang terdapat di Multiply, dan untuk Indonesia ada sekitar 18.000 toko yang dikelola oleh pada penjual dari Indonesia. Untuk pembeli, Multiply menyebutkan ada sekitar 11 juta tukang belanja yang berbelanja di Multiply, dan 2.5 juta berasal dari Indonesia. Data yang segambreng itu mau dicuekin saja po mbakyu, gak diurus begitu? Ehh mungkin sihh kalo memang betul itu datanya, mungkin karen sudah eksis duluan, sehingga gak perlu lagi diurus. Itu kalo datanya valid loh..

  106. martoart said: Bukan cuma ngeforwardnya bro, tapi kalo masih ngeyel mengartikan PM yg Personal itu jadi Private, maka kesuspen tuh si Pez.

    tapi bisa aja nanti ngelesnya dengan bilang “ini kan urusan internal, jadi ga layak dapat SP”

  107. wib711 said: ga bisa dong… wong itu kan hanya forward, bukan publish untuk everyone

    Bukan cuma ngeforwardnya bro, tapi kalo masih ngeyel mengartikan PM yg Personal itu jadi Private, maka kesuspen tuh si Pez.

  108. wib711 said: tapi nyaman ga nyaman tergantung personnya kan?saya nyaman2 aja tuh mbak Niez forward PM rencana makan duren kita kemana-mana :p :p :p

    lahh khan anuuu saya itu kalo makan duren dikit, jadi woro2 biar ada temennya gituhhh :-))

  109. itsmearni said: sepertinya begitu dehenak bener ya klo tak nyaman ya kasi SPah itulah enaknya jadi admin….khan punya hak prerogatif xixixi

    trus beraninya ngintip2 doank pula tuh..mbok pake hak prerogatifnya itu untuk jawab..:-p

  110. rengganiez said: kalo menurutku sih gak masalah atuh mbak, kalo mau mempopulerkan ke luar sana…gak bisa dipungkiri itu, kalo MP gak sepopuler FB maupun twitter. Tapi mbok yao porsinya itu seimbang, gak diabaikan. Ibarat punya rumah, ini bukannya ngurus rumahnya sendiri kerjaannya main mulu untuk ngajak orang2 di luar pada berbondong2 main ke rumahnya. Sekarang kalo rumahnya acak2an, siapa juga yang betah main coba?

    Gini lo mbak, rumah sendiri buat mereka gak acak2an selama kantung perdagangan masih lancar. Makanya fokusnya lebih ke OS. Lihat deh motto Multiply yang udah berganti sejak mereka berganti arah: Multiply, Belanja, Berjualan, Berbagi. Lihat komposisinya: dagangan:blogging= 2:1. Kelihatan kan fokus mereka kemana? Jadi kalau berharap ada keseimbangan sih ya mustahal, wong fokusnya aja udah beralih.

  111. rengganiez said: jadi intinya itu patokan SP itu karena merasa gak nyaman toh?

    tapi nyaman ga nyaman tergantung personnya kan?saya nyaman2 aja tuh mbak Niez forward PM rencana makan duren kita kemana-mana :p :p :p

  112. martoart said: Wah, Pez bisa disuspen ma cecunguk Mulpid nih kalo ngeforward PM.

    wkwkwkwk bener juga yah…itu pez kalo berdasarkan “aturan” yang dipakai Admin mulpid, bisa kena SP loh..wong meneruskam PM ke orang lain…

  113. penuhcinta said: Mereka kan ingin mempopulerkan MP di luaran sana, mbaaaakkkk! Coba lihat deh foto2nya, pas acara Soulnation, usaha banget supaya yang buka akun MP makin banyak. Bagus kan? Bagaimana dengan kita2 yang udah ada di sini bertahun2? Cuekin aja, secara finansial gak nguntungin. Ngabis2in jatah aje. Hua…ha…ha.

    kalo menurutku sih gak masalah atuh mbak, kalo mau mempopulerkan ke luar sana…gak bisa dipungkiri itu, kalo MP gak sepopuler FB maupun twitter. Tapi mbok yao porsinya itu seimbang, gak diabaikan. Ibarat punya rumah, ini bukannya ngurus rumahnya sendiri kerjaannya main mulu untuk ngajak orang2 di luar pada berbondong2 main ke rumahnya. Sekarang kalo rumahnya acak2an, siapa juga yang betah main coba?

  114. penuhcinta said: Mereka kan ingin mempopulerkan MP di luaran sana, mbaaaakkkk! Coba lihat deh foto2nya, pas acara Soulnation, usaha banget supaya yang buka akun MP makin banyak. Bagus kan? Bagaimana dengan kita2 yang udah ada di sini bertahun2? Cuekin aja, secara finansial gak nguntungin. Ngabis2in jatah aje. Hua…ha…ha.

    HuahahahahaaMakanya aku siap berselingkuh juga tuh Yu Sum

  115. rengganiez said: jadi inget, semalem sambil nyiangi sayuran, iseng-iseng buka facebook dunks…entah kenapa kemudian kok tiba-tiba masuk lamannya Multiply di http://www.facebook.com/MultiplyID. Wah ternyata ramai banget yang disana beragam informasi dari Gancit..sementara kalo kemudian dibandingkan di http://indonesia.multiply.com/, updatenya bolong-bolong. Lahh apakah kemudian ini memang strategi biar gak didatangi para Mpers yah?? coba saja tuh tengok responnya di facebook, minim banget. Dan ternyata kuis-kuis pun bayak loh bertebaran di wall FB-nya…:-))

    Mereka kan ingin mempopulerkan MP di luaran sana, mbaaaakkkk! Coba lihat deh foto2nya, pas acara Soulnation, usaha banget supaya yang buka akun MP makin banyak. Bagus kan? Bagaimana dengan kita2 yang udah ada di sini bertahun2? Cuekin aja, secara finansial gak nguntungin. Ngabis2in jatah aje. Hua…ha…ha.

  116. sarahutami said: Pertanyaan saya :1. Apakah pemenang playbook ini juga pake ID klonengan?2. Siapakah dia?3. Dimana dishare-nya pemenang playbook itu?

    Nyamber jawab si Sarah:1. Bukan, bukan klonengan. Kali ini beneran, bukan mahkluk gaib jadi2an. 2. Namanya Catur, IDnya lupa…ha…ha… bukan kontakku soalnya. Doi pakar IT dan paham banget masalah SEO2an.3. Di share dimana? Jawabannya: Di manaaaa… di manaaa.. di maaaaaa… kemanaaaa…kemanaaa…kemanaaaa?

  117. sarahutami said: Pertanyaan saya :1. Apakah pemenang playbook ini juga pake ID klonengan?2. Siapakah dia?3. Dimana dishare-nya pemenang playbook itu?

    kang Pez responnya cepet juga..dibandingkan kantor yg di jkt yah…*mari sama2 mengawal janji manis ini*dicatet!—–mbak Evi top markotop deh udeh mau repot2 nanya2 ke mereka^^

  118. rengganiez said: jadi inget, semalem sambil nyiangi sayuran, iseng-iseng buka facebook dunks…entah kenapa kemudian kok tiba-tiba masuk lamannya Multiply di http://www.facebook.com/MultiplyID. Wah ternyata ramai banget yang disana beragam informasi dari Gancit..sementara kalo kemudian dibandingkan di http://indonesia.multiply.com/, updatenya bolong-bolong. Lahh apakah kemudian ini memang strategi biar gak didatangi para Mpers yah?? coba saja tuh tengok responnya di facebook, minim banget. Dan ternyata kuis-kuis pun bayak loh bertebaran di wall FB-nya…:-))

    Pertanyaan saya :1. Apakah pemenang playbook ini juga pake ID klonengan?2. Siapakah dia?3. Dimana dishare-nya pemenang playbook itu?

  119. rengganiez said: jadi inget, semalem sambil nyiangi sayuran, iseng-iseng buka facebook dunks…entah kenapa kemudian kok tiba-tiba masuk lamannya Multiply di http://www.facebook.com/MultiplyID. Wah ternyata ramai banget yang disana beragam informasi dari Gancit..sementara kalo kemudian dibandingkan di http://indonesia.multiply.com/, updatenya bolong-bolong. Lahh apakah kemudian ini memang strategi biar gak didatangi para Mpers yah?? coba saja tuh tengok responnya di facebook, minim banget. Dan ternyata kuis-kuis pun bayak loh bertebaran di wall FB-nya…:-))

    Walah-walah..malah nang jejaring sebelah…huuuuu…gak asik

  120. thaliasecret said: kapan nih komunikasinya jadi lancar kalo didiemin melulu *melengos*

    jadi inget, semalem sambil nyiangi sayuran, iseng-iseng buka facebook dunks…entah kenapa kemudian kok tiba-tiba masuk lamannya Multiply di http://www.facebook.com/MultiplyID. Wah ternyata ramai banget yang disana beragam informasi dari Gancit..sementara kalo kemudian dibandingkan di http://indonesia.multiply.com/, updatenya bolong-bolong. Lahh apakah kemudian ini memang strategi biar gak didatangi para Mpers yah?? coba saja tuh tengok responnya di facebook, minim banget. Dan ternyata kuis-kuis pun bayak loh bertebaran di wall FB-nya…:-))

  121. thaliasecret said: kapan nih komunikasinya jadi lancar kalo didiemin melulu *melengos*

    mari kawal bersama janji-janji manis ini………..semoga jangan kayak lagu, lain dibibir lain dihatintar berubah deh lain di pm lain realisasisemoga saja tidak 🙂

  122. enkoos said: Komunikasi saya dengan Multiply Pusat ini semoga juga bisa menjadi masukan bagi Multiply Indonesia dalam memperlakukan semua user di Indonesia. Bukankah komunikasi yang baik itu menjadi kunci keberhasilan dalam segala hal??

    Ikutan nyimak..Moga MP bs lbh baik lg kedepannya, khususnya dlm masalah komunikasi n keterbukaan..

  123. enkoos said: Komunikasi saya dengan Multiply Pusat ini semoga juga bisa menjadi masukan bagi Multiply Indonesia dalam memperlakukan semua user di Indonesia. Bukankah komunikasi yang baik itu menjadi kunci keberhasilan dalam segala hal??

    kapan nih komunikasinya jadi lancar kalo didiemin melulu *melengos*

  124. enkoos said: PM adalah Personal Message, bukan Private Message.

    cepat tanggap ya pez. semoga ke depannya empi bisa lebih baik. cerita juga ga mbak soal surat cinta?ehiya, makasih yaaa benang sulamnya, dan ku bikin bando loh.

  125. Bukankah komunikasi yang baik itu menjadi kunci keberhasilan dalam segala hal??—————————————————————————sipp, setuju mba Evi, aku ndak ikut lombanya waktu itu, juga ga nyimak akhirnya siapa yg menangsemoga MP Indonesia bisa lebih baik dlm komunikasi, dan terbuka ke depannya

Leave a reply [Please don't spam but OOT is highly appreciated :P]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s