Dekorasi dari coklat

Saya lagi keranjingan bikin black forest cake. Belum ada seminggu sudah bikin 3 cake. Tentunya semua gak saya makan sendiri, tapi dibagi ke teman dan adik ipar. Rasanya enak sekali. Frostingnya enggak eneg karena menggunakan heavy whipping cream yang dikocok dengan gula. Bukan whipped cream yang udah jadi. Kata temennya Menik, frostingnya enak banget. Ya udah deh, aku kasih hadiah satu loyang kecil black forest cake untuk dibawa pulang. Suami saya juga bilang frostingnya enak. Biasanya suami gak suka cherry yang disirupin gitu. Tapi dipadu sama frosting whipped cream enak juga ya.Dari segi rasa udah oke. Tantangan berikutnya yang gak kalah sulit adalah dekorasinya. Ceklak ceklik di internet malah nyasar ke tayangan video berbagai cara membuat dekorasi cake dari coklat. Wedehhh…..cakep cakep.Ini yang pengen saya tiru


Kalau ini buat dilihat lihat saja, rasanya sulit kalau musti meniru.

Selain tayangan berbagai video di youtube, saya juga ada buku tentang coklat buah karya seorang master chocolatier Jean Pierre Wybauw yang berkolaborasi dengan fotografer Frank Croes. Di buku tersebut banyak dimuat tips dekorasi coklat. Murah, karena saya beli di rak khusus diskon di toko buku Barnes & Noble.Besok saya mau bikin black forest cake lagi. Udah nyetok berkarton karton whipping cream.
Advertisements

69 thoughts on “Dekorasi dari coklat

  1. haniotto said: Merk yang sama juga punya berbagai variasi fat content: light whipping cream (30% fat), whipping cream (35%), heavy whipping cream (38%), aerosol whipped heavy cream (36%), aerosol whipped light cream (20%). Hehehe…makanya paling enak pake yang mengandung fat paling tinggi. Merk itu nggak masuk di Indonesia, disini didominasi merk Eropa & Australia. Makin tinggi fat makin bagus whip-nya. Sekarang jamannya label health jadi pakai fat kurang dari 30%. Lidah pak Koos memang tidak bisa bohong…enak ya enak.

    greenfields whipping cream 30% yang mba hani pake itu termasuk heavy cream? belinya dimana ya mba? kalau mau bikin kue (spt chocoloate mousse, frosting) suka ada ingredients heavy cream, tapi di foodhall, hero, dan supermarket lain biasanya hanya ada merek elle&vire, anchor, president… apakah yg creme superieure (merk president) dan creme excellence (merk elle&vire) itu tergolong heavy cream? terima kasih

  2. haniotto said: Merk yang sama juga punya berbagai variasi fat content: light whipping cream (30% fat), whipping cream (35%), heavy whipping cream (38%), aerosol whipped heavy cream (36%), aerosol whipped light cream (20%). Hehehe…makanya paling enak pake yang mengandung fat paling tinggi. Merk itu nggak masuk di Indonesia, disini didominasi merk Eropa & Australia. Makin tinggi fat makin bagus whip-nya. Sekarang jamannya label health jadi pakai fat kurang dari 30%. Lidah pak Koos memang tidak bisa bohong…enak ya enak.

    Greenfields Whipping Cream made in Gunung Kawi – Malang, bentuknya cair kadar lemaknya 30%. Aku pernah ke peternakannya & disuguhi susu segar dari sapi australia yg diperah dg mesin. Full cream. Gurih. Dingin. uenak tenaaaan. Apalagi setelah perjalanan menanjak menembus kebun tebu tidak berpenduduk, pokoknya gunung kawi masih naik lagi diikutin jalannya sampai aspalnya enthek. Selamat bereksperimen dengan black forest ya sambil menyenangkan banyak ipar & tetangga. Happy baking!

  3. haniotto said: Merk yang sama juga punya berbagai variasi fat content: light whipping cream (30% fat), whipping cream (35%), heavy whipping cream (38%), aerosol whipped heavy cream (36%), aerosol whipped light cream (20%). Hehehe…makanya paling enak pake yang mengandung fat paling tinggi. Merk itu nggak masuk di Indonesia, disini didominasi merk Eropa & Australia. Makin tinggi fat makin bagus whip-nya. Sekarang jamannya label health jadi pakai fat kurang dari 30%. Lidah pak Koos memang tidak bisa bohong…enak ya enak.

    Barusan ngobrol sama temen mengenai whipping cream. Si teman menggunakan frosting berbahan whipping cream. Aku ubek2 situsnya Land O Lakes, mereka gak punya produk lain yang berjudul whipping cream selain heavy whipping cream. Whipped cream gak termasuk, karena udah produk jadi dan rasanya gak enak menurut bojoku. Lebih suka bikin sendiri dari scratch. Old fashioned is always the best. Mbak Hani pake merek opo? Iya memang, enak ya enak, milkfatnya tinggi. Tapi makan ginian kan gak tiap hari. Keliatannya aja sering bikin tapi gak buat diri sendiri melainkan dibagi bagi. Udah baca kan postinganku yang black forest cake? http://enkoos.multiply.com/recipes/item/25/Black_Forest_Cake

  4. haniotto said: pantes uenak soal-e iku sing 36-40% fat content

    Merk yang sama juga punya berbagai variasi fat content: light whipping cream (30% fat), whipping cream (35%), heavy whipping cream (38%), aerosol whipped heavy cream (36%), aerosol whipped light cream (20%). Hehehe…makanya paling enak pake yang mengandung fat paling tinggi. Merk itu nggak masuk di Indonesia, disini didominasi merk Eropa & Australia. Makin tinggi fat makin bagus whip-nya. Sekarang jamannya label health jadi pakai fat kurang dari 30%. Lidah pak Koos memang tidak bisa bohong…enak ya enak.

  5. haniotto said: pantes uenak soal-e iku sing 36-40% fat content

    mbak Hani biasa pake merek opo? Trus kandungan fatnya berapa?Temennya Menik, yang bilang uenak itu, ibunya juga sering beli heavy whipping cream, tapi katanya rasanya beda. Mereknya lain ketokane atau kandungan fatnya beda.

  6. haniotto said: Jeng Koos lagi chocomania ya?? pake merk heavy whipping creme-nya apa toh? bentuk powder atau cair? made in pabrik apa? takok-e ndhedes hehehe…

    Heavy whipping cream cair mereknya Land O Lakes mbak Hani. Takok opo maneh? Merek soklate sisan ora? Hihihihihihih…..Kayak gini:

  7. enkoos said: muahhhhhhhh…*ben klomoh*hihihihihihi…

    Jeng Koos lagi chocomania ya?? pake merk heavy whipping creme-nya apa toh? bentuk powder atau cair? made in pabrik apa? takok-e ndhedes hehehe…

  8. penuhcinta said: Udah lumayan cakep kok tuh. Iya mbak, kalau menghias cake itu musti bolak-balik masuk kulkas. kalo aku malah masuk freezer sekalian, dikosongin tuh bagian atas sebelum masukin kuenya. Sebelum diiris (utk lapis dua atau dibentuk/carving), masukkin freezer dulu semaleman. Udah dilapis pertama, masukkin lagi. Gitu aje, bolak-balik…ha…ha…ha.

    oalaaaaa…ternyata gitu ya. Ribet banget, tapi kalau ngeliat hasilnya, ya memang sebanding.Frostingnya juga gitu, kalau bikin sendiri dari heavywhipping cream rasanya jauhhhh lebih enak ketimbang beli whipped cream yang udah jadi. Tadi ini aku nyoba masukin ke kulkas dulu cakenya. Udah difrosting tapi belum dikasih hiasan coklat. Setelah beberapa lama (gak sampe sejam kayaknya), aku keluarin trus dihias pake kucuran coklat. Coklatnya juga gak langsung dikucurin, nunggu agak dingin dulu karena kuatir mbleber. Lumayan juga hasilnya tapi kurang smooth jatuhnya. Agak kekentelen. Mungkin suhunya kurang anget. Wah bener2 repot. Tapi asik juga ya.Iki maksudnya apa tho “sebelum diiris untuk lapis dua atau dibentuk / carving”?Jadi sebelum dihias sama sekali, cakenya dimasukkan freezer? Apa gak keras cakenya? Dan ini untuk cake apa? Eh udah pernah bikin cake coklat gak? yang ganache’nya disiram di atas cake dan cakenya disaput frosting sebelumnya. Simple banget ya. Tapi boros coklat.

  9. ninelights said: Mbak Evia ‘durung iso’ wae wis apik ngunu *ngelirik foto sebelum ini*, lha opo meneh nek ‘iso’T_______T

    Udah lumayan cakep kok tuh. Iya mbak, kalau menghias cake itu musti bolak-balik masuk kulkas. kalo aku malah masuk freezer sekalian, dikosongin tuh bagian atas sebelum masukin kuenya. Sebelum diiris (utk lapis dua atau dibentuk/carving), masukkin freezer dulu semaleman. Udah dilapis pertama, masukkin lagi. Gitu aje, bolak-balik…ha…ha…ha.

  10. ninelights said: uwaaaaa. Selalu kagum sama orang yang bisa bikin makanan jadi sajian yang penuh dengan seni, baik ‘sekedar’ cake, atau pun makanan berat.Keren, Mbak Eviaaaaa! Aku urung iso soaleee!huehuehuhe

    Aku yo durung iso. Hahaahaha…

  11. penuhcinta said: Mbaaaak… coklat memang paling susah diatur, di acara Top Chef yang khusus dessert aja, mereka mengakui kalau mengolah coklat paling susah. Tapi aku sukaaaa… suka makannya terutama. Yuks coba2 mengolah coklat! *jadi ngidam pengen bikin BF lagi deh*

    Bener banget. Ini tadi aku bikin hiasan seperti di video pertama. Susah jeeeeeee.Hayukkk, ngolah coklat bareng yuk. Biar aku termotivasi bikin. Kalau ada sparring partnernya lebih semangat. Tadi sekalin bikin hiasan seperti di video pertama, aku juga bikin yang dimasukkan di parchment paper trus dipencet2 jadi keluarnya encer mengalir keluar untuk hiasan pinggiran. Ada yang mblekotrok. Ternyata musti kaku dulu frostingnya alias dingin. Baru bisa dihias pake coklat cair. Aku pengen bikin yang kayak gini lho Ir pinggirannyasumber foto: http://thebestpartycake.blogspot.com/2011/01/black-forest-cakeblack-forest-cake.htmlJadinya mblekotrok kayak gini, karena menghiasnya pas frostingnya belum dikulkasin.

  12. tigun said: Wuik…baru kali ini gua denger, bahwa pacar gua paling nekad di dunia ini bilang ‘rasanya sulit untuk ditiru’. Payah, ah. Cumak gitu aja nyerah. Padahal jij tinggal di tempat nyang udaranya bagus untuk bikin pernak-pernik coklat. Ikke aja nyang tinggal di pulau tropis dan penuh tantangan untuk bikin pernak-pernik coklat, berani kok nantangin..hehehe. Tanzab gas sudaaaaah. Preman dilawan coklat kok minggring2…payaaaah… :p

    Premannya cemen, sama coklat aja keok. hahahahaa… Ditantangin yang lain aja deh, jangan sama coklat. Ini tadi udah nyobain bikin seperti di video yang pertama, susah jeeeeee…Kayaknya musti tepat temperaturnya.

  13. tintin1868 said: aha jadi pengen punya tetangga kaya m.evia.. keren kan dekorasi coklatnya.. mikirnya jelimet, padahal bikinnya ga susah2 amat, bukan berarti gampang tapi.. butuh latihan saja..

    Bikinnya emang susah Tin. Tadi ini nyobain bikin dekorasi seperti video yang pertama. Sulit. Temperaturnya musti pas. Kalau terlalu dingin, retak. Terlalu hangat, mblekotrok.

  14. 3ojo said: bagi dong …gambarnya..

    Wah..gambarnya gak layak tayang karena dekorasinya ancur2an. Tapi percayalah, rasanya top markotop bagi yang suka coklat. Frostingnya itu lho enteng dan gak eneg.

  15. pujay said: tempe di celup coklat kek apa ya …. hmmmmm … udah gitu di taburin potongan rawit diatasnya …. buat garnish

    Bikin gih Ji. Ntar hasilnya kasih tau. Kalau enak bilangin ya. Kalau gak enak, bilangin juga biar aku gak usah bikin. Hihihihi…

  16. pujay said: coklaaaaat ooo coklaaaaaaat ……. biarin bikin nambah kiloan ….biarin bikin migren, biarin bikin vertigo… biarin bikin bangkrutttt …..( eh itu mah kalo beli sendiri) …… habeeeuk ajah nyam nyam nyam ….

    Coklat emang menyenangkan. Eh gak bikin gendut, yang bikin gendut creamnya itu. Dan juga gulanya.

  17. enkoos said: tiap hari makan black forest. abis itu olahraga yang giat.

    uwaaaaa. Selalu kagum sama orang yang bisa bikin makanan jadi sajian yang penuh dengan seni, baik ‘sekedar’ cake, atau pun makanan berat.Keren, Mbak Eviaaaaa! Aku urung iso soaleee!huehuehuhe

  18. enkoos said: tiap hari makan black forest. abis itu olahraga yang giat.

    Mbaaaak… coklat memang paling susah diatur, di acara Top Chef yang khusus dessert aja, mereka mengakui kalau mengolah coklat paling susah. Tapi aku sukaaaa… suka makannya terutama. Yuks coba2 mengolah coklat! *jadi ngidam pengen bikin BF lagi deh*

  19. enkoos said: tiap hari makan black forest. abis itu olahraga yang giat.

    Wuik…baru kali ini gua denger, bahwa pacar gua paling nekad di dunia ini bilang ‘rasanya sulit untuk ditiru’. Payah, ah. Cumak gitu aja nyerah. Padahal jij tinggal di tempat nyang udaranya bagus untuk bikin pernak-pernik coklat. Ikke aja nyang tinggal di pulau tropis dan penuh tantangan untuk bikin pernak-pernik coklat, berani kok nantangin..hehehe. Tanzab gas sudaaaaah. Preman dilawan coklat kok minggring2…payaaaah… :p

  20. enkoos said: Kata temennya Menik, frostingnya enak banget. Ya udah deh, aku kasih hadiah satu loyang kecil black forest cake untuk dibawa pulang

    menunggu dengan sabar sampai m’Evi upload foto black forestnya yang sudah didekorasiin pake yang ala di youtube itu.

  21. enkoos said: Kata temennya Menik, frostingnya enak banget. Ya udah deh, aku kasih hadiah satu loyang kecil black forest cake untuk dibawa pulang

    aha jadi pengen punya tetangga kaya m.evia.. keren kan dekorasi coklatnya.. mikirnya jelimet, padahal bikinnya ga susah2 amat, bukan berarti gampang tapi.. butuh latihan saja..

  22. enkoos said: Kata temennya Menik, frostingnya enak banget. Ya udah deh, aku kasih hadiah satu loyang kecil black forest cake untuk dibawa pulang

    btw duren celup coklat belum ada yah …… ________________*nyengir bayanginnya*

  23. enkoos said: Kata temennya Menik, frostingnya enak banget. Ya udah deh, aku kasih hadiah satu loyang kecil black forest cake untuk dibawa pulang

    Tempe panas enaknya dicelupin kecap trus nyeklus cabe ama nyeruput teh panas manis kentel

  24. enkoos said: Kata temennya Menik, frostingnya enak banget. Ya udah deh, aku kasih hadiah satu loyang kecil black forest cake untuk dibawa pulang

    btw duren celup coklat belum ada yah …… ooooooogghhhhhwh ….

  25. enkoos said: Kata temennya Menik, frostingnya enak banget. Ya udah deh, aku kasih hadiah satu loyang kecil black forest cake untuk dibawa pulang

    tempe di celup coklat kek apa ya …. hmmmmm … udah gitu di taburin potongan rawit diatasnya …. buat garnish

  26. enkoos said: Kata temennya Menik, frostingnya enak banget. Ya udah deh, aku kasih hadiah satu loyang kecil black forest cake untuk dibawa pulang

    coklaaaaat ooo coklaaaaaaat ……. biarin bikin nambah kiloan ….biarin bikin migren, biarin bikin vertigo… biarin bikin bangkrutttt …..( eh itu mah kalo beli sendiri) …… habeeeuk ajah nyam nyam nyam ….

  27. enkoos said: Kata temennya Menik, frostingnya enak banget. Ya udah deh, aku kasih hadiah satu loyang kecil black forest cake untuk dibawa pulang

    kata saya, “Frostingnya enak sekali mb Evia” *ngarep dibawain seloyang kecil BF untuk dibawa pulang :-D*

Leave a reply [Please don't spam but OOT is highly appreciated :P]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s