[Rokok] Gak konsisten

Balai Pemuda adalah sebuah gedung bersejarah yang dilindungi oleh pemerintah kota Surabaya dan gedung tersebut masuk dalam cagar budaya. Di salah satu ruangannya tertempel selembar kertas bertuliskan “Ruang ini bebas asap rokok” dengan gambar rokok yang sedang menyala dan diberi palang.

Bermakna ambigu apabila tidak disertai gambar rokok yang sedang menyala dengan tanda palang. Bisa berarti asap rokok bebas beredar di ruangan tersebut tetapi bisa juga ruangan yang bebas dari asap rokok. Tergantung siapa yang membaca. Tetapi berhubung ada gambar rokok berpalang, itu artinya dilarang merokok bukan.

Suatu saat seorang lelaki memasuki ruang tersebut dan langsung menuju pojok ruangan yang banyak peralatan komputer. Sepertinya ruang kerjanya. Di tangannya terjepit sebuah rokok yang sedang menyala. Terjadilah percakapan di ruangan tersebut.

A: Mbak, ruangan ini kan dilarang merokok, kenapa orang itu merokok?
B: Ya gitu deh mbak, susah ngasih tahunya.
A: Kenapa gak ditegur?
B menengok doang ke lelaki yang dimaksud tanpa berkata apa apa.
A memandang ke si lelaki dan langsung bicara “Mas, ruangan ini kan ber AC, tolong matikan rokoknya.”

Perlu diketahui, si A adalah HANYA pengunjung dan B adalah pegawai di gedung tersebut. Demi melihat si A yang HANYA pengunjung berani menegur, mbak B pun juga ikut ikutan menegur. Lelaki tersebut hanya memandang A & B, sesaat kemudian melengos.

A pun melanjutkan tegurannya “Apa gunanya tanda dilarang merokok itu? Gak bisa baca ya?”

Si lelaki perokok dengan ogah ogahan bangkit dari kursi untuk keluar ruangan dan mematikan rokoknya sambil ngedumel* “Yang masang tanda dilarang merokok itu saya”.

A: Apalagi sampeyan sendiri yang masang. Mbok yang konsisten. Yang masang peraturan malah yang melanggar.

Lelaki: *mecucu*

B: Memang susah mbak menegur, karena kebanyakan orang Indonesia begitu.

A: Lha itu buktinya bisa. Tergantung kitanya juga dong, berani menyuarakan atau enggak. Emang mbaknya mau jadi perokok pasif yang lebih penyakitan ketimbang perokok aktif?

Kalau enggak dimulai bagaimana kita tahu bisa enggaknya bukan.

Advertisements

51 thoughts on “[Rokok] Gak konsisten

  1. afemaleguest said: untunglah temanku dg gagah berani (dia perempuan, perawakannya kecil kurus) mendekati lelaki yg tinggi besar itu dan negur, "apa ga lihat tulisan dilarang merokok itu pak?" trus temanku balik ke aku, eh, orang itu langsung matiin rokoknya, padahal temanku sendiri ngaku ketar ketir khawatir, hahahaha

    Yeee… bisa gitu yak, dia yg pasang dan dia sendiri ngelanggar dan marah pas dikasih tahu. Untung aku gak di situ, mbaaak.

  2. afemaleguest said: untunglah temanku dg gagah berani (dia perempuan, perawakannya kecil kurus) mendekati lelaki yg tinggi besar itu dan negur, "apa ga lihat tulisan dilarang merokok itu pak?" trus temanku balik ke aku, eh, orang itu langsung matiin rokoknya, padahal temanku sendiri ngaku ketar ketir khawatir, hahahaha

    Pengen kenalan sm mbak A. Aku kadang isih dalam taraf mleroki wae. Nek sing nganti ngomong agak jarang..

  3. afemaleguest said: untunglah temanku dg gagah berani (dia perempuan, perawakannya kecil kurus) mendekati lelaki yg tinggi besar itu dan negur, "apa ga lihat tulisan dilarang merokok itu pak?" trus temanku balik ke aku, eh, orang itu langsung matiin rokoknya, padahal temanku sendiri ngaku ketar ketir khawatir, hahahaha

    Pengen kenalan sm mbak A. Aku kadang isih dalam taraf mleroki wae. Nek sing nganti ngomong agak jarang..

  4. afemaleguest said: untunglah temanku dg gagah berani (dia perempuan, perawakannya kecil kurus) mendekati lelaki yg tinggi besar itu dan negur, "apa ga lihat tulisan dilarang merokok itu pak?" trus temanku balik ke aku, eh, orang itu langsung matiin rokoknya, padahal temanku sendiri ngaku ketar ketir khawatir, hahahaha

    hihihiihih…
    Kalau gak mau matiin rokoknya, cabut aja dari mulutnya.

  5. depingacygacy said: fotone ndi mba

    emang ngeselin para perokok itu, apalagi yg nekad ngerokok di ruang berAC

    tahun lalu waktu nyebrang ke Karimun Jawa ada orang merokok tepat di bawah tulisan "dilarang merokok." aku yg sedang mabuk laut jengkel tapi kepalaku pusing bener waktu itu. untunglah temanku dg gagah berani (dia perempuan, perawakannya kecil kurus) mendekati lelaki yg tinggi besar itu dan negur, "apa ga lihat tulisan dilarang merokok itu pak?" trus temanku balik ke aku, eh, orang itu langsung matiin rokoknya, padahal temanku sendiri ngaku ketar ketir khawatir, hahahaha

  6. sepunten said: dulu awal2 ada Tol sby-malang, kalau ada mobil depan di bel, karena ngalangin jalur kanan…malah sengaja gak minggir… (nesu)sama masalah rokok ini… dilarang, ngedumeeelkesadaran itu mungkin muncul kl orangnya ‘sekolah’ :))

    sekolah yang bener yo mas, bukan sekolah yang "bener"

  7. bimosaurus said: Rokok:Tembakau yang digulung dengan kertas dengan api di ujung yang satu dan seorang bodoh di ujung yang lain.

    dulu awal2 ada Tol sby-malang, kalau ada mobil depan di bel, karena ngalangin jalur kanan…malah sengaja gak minggir… (nesu)
    sama masalah rokok ini… dilarang, ngedumeeel

    kesadaran itu mungkin muncul kl orangnya ‘sekolah’ :))

  8. enkoos said: Di Taiwan? Yang banyak tenaga kerja domestiknya itu kali ya (TKI).

    engga tau mbak
    afwan buat yang pernah n sedang bekerja disana.
    buat pembelajaran sekaligus tabayun jika info yg saya terima salah

  9. fightforfreedom said: Tapi dikabarkan ada beberapa hewan yg jadi simbol / maskot keramaian di sana mati. Karena sakit tak terurus.

    hewan opo sing dadi simbol?
    Kapan itu ditemukan jerapah mati. Setelah diotopsi, ditemukan plastik sebanyak beberapa kilogram dalam perutnya.

  10. rirhikyu said: Wkwkwkwk, waktu bikin peraturan, dia mo stop rokok. Dah pasang nyesel, soalnya ga bisa berhenti*bercoba berpositif thinking yg ga gunaHahahaha

    Ruangannya kan ber AC Feb. Gak dipasang pengumumanpun, yo tetep ra oleh ngerokok. Gak ada niatan berhenti ngerokokpun, ya tetep gak boleh ngerokok di dalam ruangan itu.
    *udah eneg duluan, gak mau berpositif tingting*

  11. enkoos said: Lho kok bonbin. Iki Balai Pemuda cak Iwan.

    Wkwkwkwk, waktu bikin peraturan, dia mo stop rokok. Dah pasang nyesel, soalnya ga bisa berhenti
    *bercoba berpositif thinking yg ga guna
    Hahahaha

  12. fightforfreedom said: Ooo.. bonbin.Ngomong-ngomong, gimana nasib hewan2 di sana? apa bener banyak yg gak terurus spt yg dibilang di koran-koran, sampai ada yg mendesak untuk ditutup.

    Lho kok bonbin. Iki Balai Pemuda cak Iwan.
    Yang medesak untuk ditutup katanya adalah orang2 yang memang bagian dari dalang supaya bonbin ditutup karena bonbin berlokasi di tengah kota, gede pula. Ada pihak2 yang mau menjadikan mall katanya begitu.

  13. bambangpriantono said: Hehehee.e.iyo, makane sampeyan kriyap kriyip terus

    Heran sakjane soale asep rokok iso nggarahi beleken. Tapi ancen temenan, aku muleh Suroboyo, belekane sudo. Pas neng UBud yo gak beleken maneh. Ndek Bali jarang wong ngerokok, yo ono tapi gak seakeh ndek Jowo.

  14. enkoos said: B: Memang susah mbak menegur, karena kebanyakan orang Indonesia begitu.

    buuuu… kata guru ngaji saya
    didaerah taiwan or somewhere daerah cina ada taman kota yg disitu cuma ada tulisan 1 macam dengan bahasa indonesia.
    DILARANG BUANG SAMPAH SEMBARANGAN!
    katanya itu karakter orang indonesia dimana2 udah terkenal susaaaahhh….
    #aq mau berubah dan merubah, semangat ^^/

Leave a reply [Please don't spam but OOT is highly appreciated :P]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s