[Mudik 2012] Bebek tutu Ubud Bali

Pengetahuan saya tentang makanan khas Bali bener bener nul puthul. Tujuan utama saya ke Bali selama lebih kurang 8 hari kemarin adalah mengantar anak saya kursus singkat menari Bali. Dan sayapun pasrah bongkokan pada Haley Gr urusan emplok2. Haley Gr adalah MPers Solo yang sekarang tinggal di Ubud Bali demi semangkok berlian.

Setelah meracuni saya dengan sate lilit yang berhasil membuat saya kalap memborong sate lilit 2 hari berturut turut, Haleypun mengoleh olehi saya dengan bebek tutu. Tadinya saya menulis bebek betutu, dan ternyata menurut mas Tigun yang pernah tinggal bertahun tahun lamanya di Bali terutama Ubud, yang benar adalah tutu karena arti tutu adalah asap. Bebek tutu memang cara memasaknya dengan diasap. Katanya, untuk memesan bebek tutu paling tidak harus sehari sebelumnya karena proses memasaknya yang cukup lama. Bebeknya bebek kampung, bumbunya dimasukkan ke dalam tubuh bebek, lantas bebek dibungkus dengan pelepah pinang. Setelah itu bebek dikubur dalam bara panas selama 8 jam.

Bebek atau ayam tutu adalah olahan khas masyarakat di Ubud. Kita bisa mengenali dari cara masak dan membungkusnya yaitu dibungkus dengan pelepah pinang (bukan daun pisang) dan dikubur dalam bara panas (bukan dipanggang di oven).

Rasanya jangan ditanya. Top markotop. Karena dimasak dalam waktu lama dengan bara yang panasnya konsisten, bumbu meresap sempurna dalam daging. Sedangkan jus bebek yang terperangkap dalam pelepah pinang menambah sodap rasanya.

Matur suksme Haley!!

Advertisements

40 thoughts on “[Mudik 2012] Bebek tutu Ubud Bali

  1. nur4hini said: entah kenapa, kog makkhansa sampai sekarang gak doyan daging bebek ya

    Kebayang rasanya, sluuurp yg asli, kadang aku bikin ayam betutu jadi2an, tanpa dipanggang, kalo kangen bebek tutu *pecinta bebek tp ga boleh banyak2, hiks, kolesterol*

  2. nur4hini said: entah kenapa, kog makkhansa sampai sekarang gak doyan daging bebek ya

    masalah selera dan sugesti aja menurutku ya.
    Aku dulu juga skeptis sama daging bebek. Tapi setelah ngincip, enak juga ternyata. Surabaya kan terkenal dengan bebek gorengnya.

  3. beautterfly said: ooo ngono tho.. Mirip pepes gt kali ya? Kan pepes suka ada kuahnya. Nyam nyam nyam.. Kayane kok emplokable neh. Tur ora nggowo minyak yak?

    entah kenapa, kog makkhansa sampai sekarang gak doyan daging bebek ya

  4. beautterfly said: ooo ngono tho.. Mirip pepes gt kali ya? Kan pepes suka ada kuahnya. Nyam nyam nyam.. Kayane kok emplokable neh. Tur ora nggowo minyak yak?

    Yaaaaa, mirip pepes. Dan gak pake minyak.
    Udah diliat videonya?

  5. penuhcinta said: Mbak, masakan tradisional Palembang juga ada lo yang dipanggang (atau dikukus ya?) selama 8 jam. Namanya kue delapan jam, bahan utamanya telur bebek dan gula.

    Iya aku pernah tahu. kue delapan jam. Sepertinya dipanggang.
    Pasti manis yoo.

  6. beautterfly said: Lha bebek tutu iki rasane koyo bebek bakar opo goreng? Maksudku, tingkat kegaringannya *walah, iki bengi2 ngomongke panganan dadi ngeliihhh

    koyok bebek bakar, kan diasap.
    bebek tutu yang aku makan ini versi basah, masih ada kuahnya. makan kuahnya aja huenakkkkk, bisa untuk guyur nasi. Slrupppppp

  7. firstychrysant said: Harus ditungguin selama itu atau bisa ditinggal sejam dua jam mba…?

    Mbak, masakan tradisional Palembang juga ada lo yang dipanggang (atau dikukus ya?) selama 8 jam. Namanya kue delapan jam, bahan utamanya telur bebek dan gula.

  8. beautterfly said: Yang kuingat di rica2 trus pernah juga dimasak kyk semur gt. Mblenyek gak seneng aku. Trus terakhr bln feb,pas field trip sm anak2,dikasih makan siangny, sate. Kata temenku, itu sate bebek. Ra kolu aku. Huhuhu

    Berarti tergantung siapa yang masak dan cara masaknya.

  9. firstychrysant said: Masaknya 8 jam? Lama amaattt mba…

    Yang kuingat di rica2 trus pernah juga dimasak kyk semur gt. Mblenyek gak seneng aku. Trus terakhr bln feb,pas field trip sm anak2,dikasih makan siangny, sate. Kata temenku, itu sate bebek. Ra kolu aku. Huhuhu

  10. beautterfly said: Ada bebek cabe ijo deket jalan ke skolah, jadi pengen nyobain. Nek bebek bangil eh bengil eh apa sih ya namanya, wis tau rasan mbak?

    Bebek bengil bu guruh.
    Haley sih gak merekomendasikan, jadi aku gak beli. Yang beli buanyakkkkk sampe antri segala. Aku belum nyobain sih.

  11. beautterfly said: Huaaah, ak cuma br beberapa kali nyobain bebek. Rada gak sreg rasa dagingnya. Tapi liat penjabaran mbak ev serta potony kok jadi kemecer yak? ;p

    Bebeknya dimasak gimana?
    Bukan bebek tutu yah?
    Iki enak bangetttttt.

Leave a reply [Please don't spam but OOT is highly appreciated :P]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s