Rujak Gobet | Rujak Serut | Rujak Pasrah

Suhu udara di Duluth sudah mulai ngedrop. Bahkan  pertengahan bulan Oktober yang baru lalu salju sudah turun, walaupun segera meleleh keesokan harinya. Bukan hal yang aneh karena tahun tahun sebelumnya seperti itulah adanya.

Jadi dingin dingin gini enaknya ngerujak kali ya?
Emang aneh, dingin dingin biasanya bikin sup panas, bikin minuman hangat tapi saya malah nyari yang dingin dingin. Seperti musim dingin beberapa tahun yang lalu, saya malah bikin es teler. Belum ada seminggu udah bikin rujak gobet dua kali dan masing masingnya dalam porsi yang enggak sedikit.

Eh kenapa saya bilangnya rujak gobet? Entahlah. Sejak dari jamannya ibu saya bikin, namanya rujak gobet. Ada yang bilang rujak serut karena buah buahnya diserut. Aada pula yang bilang rujak pasrah karena buah buahnya dipasrah.  Nah kalau saya buah buahnya diparut pake parutan keju dengan bolongan yang paling gede. Jadinya gak lembut lembut banget. Masih kerasa krenyes krenyes si buah.

Bikinnya gampang banget. O iya, ini saya nulis resepnya enggak pake takaran, pake perasaaan aja. Ribet mah pake takaran akurat. Dikira kira aja sendiri.

Bahan bahan:

Bumbu:
Bawang putih
Cabe rawit (kalau demen pedes dibanyakin)
Terasi
Ebi kering
Garam
Air asam
Gula kelapa (gula jawa)

Buah:
Bengkuang
Mentimun
Nenas
Delima (ternyata huenak eee kalau dikasih delima)
Lebih asoy kalau dikasih kedondong dan mangga muda. Berhubung di sini (Duluth) enggak ada kedua buah tersebut, ya pake yang ada aja.

Caranya:

Iris gula kelapa kemudian direbus dengan sejumlah air sampai mendidih. Saring dan buang kotorannya.
Biasanya saya merebus gula kelapa dalam jumlah banyak. Setelah dingin disimpan di kulkas. Sewaktu waktu dibutuhkan tinggal ambil sebutuhnya.
Sementara itu haluskan garam, bawang putih, ebi terasi, cabe rawit dihaluskan.
Setelah halus, rebus bersama dengan air asam.
Masukkan gula kelapa cair. Aduk aduk hingga mendidih.
Sementara itu serut buah buahan kecuali buah delima dan nenas. Buah delima dipipilin sedangkan nenas dipotong kecil kecil, sebab kalau nenas diparut jadinya malah hancur. Masukkan ke dalam bumbu tadi. Simpan di kulkas minimal 2 jam. Kalau saya, simpan selama semalam. Disantap esok harinya, bumbu sudah meresap sempurna dan rasanya dingin segarrrrrr.
Lebih sedap dimakan dengan krupuk kampung. Kriukkkkk.

Advertisements

34 thoughts on “Rujak Gobet | Rujak Serut | Rujak Pasrah

  1. aku bilangnya rujak gobet..kalo di jogja namannya rujak es krim tuh mbak..jadi rujak gobet dicampur es krim.. enyaak.. pertama nyoba sih rasanya aneh coz masa rujak pedes diacmpur sama es krim manis..tapi lama-lama malah ketagihan makan rujak es krim

    • Hahahaha… Anne teliti sekali, ampe propsnya apal. Yaiyalah, wong belinya bareng. Pake milih2 pulak, jadi enggak jadi enggak jadi enggak dan akhirnya jadi. Diumpetin. hihihihih…

Leave a reply [Please don't spam but OOT is highly appreciated :P]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s