Japanese Roll Cake

Kalau udah penasaran, bikin terus sampe didapatkan bentuk dan rasa sesuai keinginan. Seperti pada saat bikin black forest beberapa saatu lalu, kali inipun juga sama, penasaran dengan Japanese Roll Cake (JRC). Belum juga 2 minggu, sudah bikin 4 JRC. Bahkan yang terakhir ini, jedai dari JRC ketiga dan keempat hanya semalam.

Japanese roll cake

Awal mulanya, ubek ubek internet entah nyari apa saya lupa, ndilalah nyangsang di kumpulan foto foto decorated roll cake yang belakangan baru saya tahu dikenal dengan nama Japanese Roll Cake, karena yang membuat pertama kali adalah orang Jepang, namanya Junko. Junko membuat buku tentang decorated swiss roll ini. Saya ngiler pengen beli bukunya, baca reviewnya, motifnya macem macem dan lucu lucu. Sayangnya saya hanya menemukan di amazon.jp. Di pasar online Amerika belum ada.

Ubek ubek lagi di internet, ketemu tutorialnya di youtube.

Berikutnya googling resepnya. Coba macem macem resep, kemudian dimodifikasi disesuaikan dengan selera dan kondisi.Japanese Roll Cake

Bahan:
Adonan 1.
4 butir kuning telur
40 gram gula pasir
45 cc minyak goreng
60 cc air
80 gr tepung terigu

Adonan 2.
 6  5 butir putih telur
40 gram gula pasir
15 gram tepung maizena

Pewarna
Sesuai keinginan

Bahan polesan :
1 cup (240 ml) cold heavy whipping cream
1/2 batang vanilla bean
1 sendok makan (15 gram) gula putih
Catatan: untuk polesan saya lebih suka menggunakan whipping cream ketimbang icing sugar, karena whipping cream gak eneg dan gak terlalu manis.

Cara Membuat :
Bikin bahan polesannya dulu, karena kudu disimpen di kulas supaya dingin.

  1. Campur heavy whipping cream dengan gula. Aduk aduk hingga tercampur merata.
  2. Simpan di kulkas bersama dengan pengaduknya selama minimal 1 jam.
  3. Setelah itu kocok hingga mengental, tapi jangan kaku kaku banget, ntar rasanya seperti butter.

Adonan 1

  1. Kocok kuning telur dan gula pasir hingga mengembang kental. Sambil terus dikocok dengan kecepatan sedang, tambahkan minyak goreng hingga habis, kocok terus hingga merata, lalu mulai tambahkan air sedikit demi sedikit sambil tetap dikocok dengan kecepatan sedang.
  2. Setelah merata, cemplungkan tepung terigu, sambil tetap dikocok dengan kecepatan sedang.

Adonan 2

  1. Kocok putih telur dan sebagian gula pasir hingga mengembang, tambahkan sisa gula pasir, kocok lagi hingga soft peak. Lalu tambahkan tepung maizena ke dalamnya. Kocok hingga merata dan kental/soft peak.
  2. Lalu gabungkan kedua adonan 1 & 2. Ambil sebagian adonan putih telur (adonan 2), masukkan ke dalam adonan 1, aduk ringan merata. Baru setelahnya tambahkan sisa semua adonan 2, aduk ringan merata.
  3. Ambil sebagian adonan, kira kira 4 – 5 sdm, bagi menjadi dua bagian (kalau ingin dua warna), hijau dan merah.
  4. Siapkan loyang (saya menggunakan loyang ukuran 15.50 x 10.50 inch). Poles bagian bawah dan pinggiran loyang dengan butter / margarin. Lalu tutupi kertas roti, enggak perlu dipoles butter / margarin lagi. Lalu mulai membuat motif yang kita inginkan pada kertas roti yang sudah di dasar loyang tadi (gambar 1).P1060287editSetelah rapi dan selesai semua motif, masukkan ke dalam freezer hingga adonan motif ini membeku/keras.
  5. Panggang selama kira kira 1 – 2 menit setiap selesai satu warna. Saya sudah mencoba difreezerin maupun dipanggang, dan saya lebih suka yang dipanggang karena lebih cepat. Kalau difreezerin, minimal kudu 15 menit. Adonan sisa keburu amblek. Kenapa kudu dimasukkan freezer atau dipanggang terlebih dulu? Supaya pada saat sisa adonan digelontorkan, motifnya tidak  rusak berantakan.
  6. Bila motif sudah kokoh alias tidak goyang goyang, tuang sisa adonan di atas motif (gambar 2) Ratakan, hentakkan pelan beberapa kali loyang adonan untuk meratakan adonan hingga ke dasarnya.P1060289edit
  7. Panggang dengan suhu sekitar 340 F (kurang lebih 170 C) hingga matang kecoklatan permukaannya.
  8. Setelah matang, keluarkan cake dari loyang dengan cara loyangnya dibalik (gambar 3 & 4). lowres Lepas kertas roti dengan hati hati, Setelah itu, kembalikan kertas rotinya untuk mengalasi loyangnya, dan balik rotinya. Tunggu dingin, kemudian olesi dengan isian sesuai keinginan. (gambar 5)P1060292edit
  9. Saat cake sudah dingin, poles bagian permukaan atas cake (bagian yg kecoklatan) dengan bahan isi agak tebal, lalu gulung rapi, bungkus rapat dgn kertas roti penggulungnya. Simpan sejenak di kulkas hingga set (gambar 6).P1060294edit

Siap emplok dan selamat menikmati.

Japanese roll cake

Advertisements

51 thoughts on “Japanese Roll Cake

    • Pake loyang apa aja gak masalah kok, gak harus loyang khusus.
      Kalau loyang yang saya pake itu jenisnya airbake insulated pan, jadi ada lapisan di dalamnya yang membuat adonan tidak gampang gosong. Aku belinya di sini (Duluth, Minnesota USA). Entah di Indonesia ada atau enggak.

      • Hadoohh jauhnya tempat belinya 😦 maksudnya kan pake loyang bagus buat pemula gitu hihihihi. Kl pemula kan, biasanya ada aja salahnya. Sedihnya jauh banget t4 belinya.

        • Justru kalau pemula pake loyang seadanya. Cake ini guampang banget bikinnya, gak perlu keahlian khusus. Yang penting sabar. Bahan2nya juga sederhana, gak ada bahan bahan tambahan.

  1. Terimakasih banyak udah berbagi ilmunya ya Mbak Evia, bermanfaat banget ilmu dari Mbak. Terimakasih juga supportnya ya Mbak..

    • Hayok bikin Sum. Gampang kan caranya.
      Loyangnya namanya insulated bakeware, jadi dua lapis gituh. Cekungan2 kecil itu semacam paku buat nempelin layer tengah. Tadinya aku gak tahu kenapa, ini abis nanya KSB. Setelah diperhatikan memang betul, pinggiran loyang ada lekukan seperti tutup gitu deh.

      Ketemu artikelnya kegunaan insulated bakeware: http://www.kitchenkapers.com/inondifbakma.html
      Insulated bakeware is made from two sheets of aluminum, separated by a layer of air. This construction protects the bottoms of baked goods from direct intense heat and results in even browning with no burning. Insulated bakeware is particularly useful for cookie sheets and cake pans.
      —————

      Wah kalau dirimu gak nanya2 gini aku gak tahu kenapanya. Ternyata biar gak gosong. Keren juga yak.

      • Oalah, aku udah curiga itu pasti loyang khusus. Ternyata supaya gak cepet gosong. Aku gak punyaaa…cari ah online.

        Iya, aku penasaran pengen bikin roll-cake-nya. Cakep banget sih hasil bikinan Yu Kusminah. Dipatenkan aja mbak yg bermotif batik, kayaknya belum ada tuh.

        • Punyaku mereknya WearEver. Dulu itu belinya mbuh kenapa, lucu aja ada loyang banyak cekungannya di baliknya.
          Aku pernah lihat udah ada yang bikin motif batik, meskipun gak sedetil punyaku ini. Mungkin ada, tapi gak kelacak internet, bisa aja tho.

          • Wah, kok aku blm pernah lihat loyang merek itu ya? Coba nanti cari lagi di Hobby Lobby atau Bed, Bath and Beyond deh.

            Oh udah pernah ada ya? Soalnya sama spt loyang, aku baru kali ini lihat roll cake motif batik.

            • Pernah liat Sum, roll cake batik motif kawung. Tapi gak sedetil dan sebagus punyaku. Cieeeee….
              Cobak’en di google, batik roll cake ntar kan yang keluar motif batik yang cuma garis2 lurus digaret sama lidi. Yang motif kawung itu nyempil. Apalagi punyaku, belum muncul di google.

              Di nDale ada Michaels gak? Aku beli loyangnya di Michaels.

  2. wadoooooh itu pasti pancen uenak yaa…menyesaaaal kenapa baru sekarang prakteknya Neeeeeeng.
    Lebih mantap tuh buat bekel jalan2 ke American Shoping Mall atau Piknik ke Lake Superior….atau sambil duduk ngupi di Kabin open roof AMTRAK…..glek…glek..

  3. Mbak…kertas nya ga dioleh margarin lagi? ga susah ngelepasnya ya Mbak?..aq kalau bikin itu selalu dan selalu pada tahap/point ke 4 dan 5 yg gagal, karena motifnya nempel semua dikertasnya…padahal udah hati2 tetep aja nempel. InsyaAllah mau nyoba lagi…

    • Enggak. Dioles margarin yang nempel di loyang aja. Itupun yang disemir loyangnya, baru kertas rotinya ditaruh. Fungsinya untuk melengketkan kertas roti supaya kertasnya gak lari lari.

      Waktu udah matang, loyangnya dibalik, dilepas, kemudian kertasnya dikupas pelan pelan. Setelah dikupas, dikembalikan lagi.

      Mudah2an berhasil ya kali ini.

Leave a reply [Please don't spam but OOT is highly appreciated :P]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s