Pesto

Aku tidak terlalu suka dengan makanan Eropa dan Amerika karena menurutku rasanya kurang nendang. Kecuali pada saat aku pengen makan makanan yang tidak terlalu ribet bumbunya, baru aku mau coba makanan mereka.

Satu hari saat ada beberapa ipar datang berkunjung ke Duluth, kami makan makan di satu restoran pizza, restoran yang sering jadi jujugan ngumpul karena lokasinya gampang dicari dan menunya masuk untuk semua orang termasuk anak anak. Ibu mertua yang memilihkan pizza dengan topping pesto untuk kami (aku, suamiku dan anak kami). Sering denger makanan bernama pesto, tapi gak terlalu antusias untuk mencari tahu. Di topping pizza tersebut rasanya gak terlalu mengecewakan, aku nilai 7 dari skala 1 – 10. Meskipun begitu aku masih belum tertarik untuk mencoba bikin sendiri.

Tadi pagi aku bertandang ke apartemen para manula, semacam panti jompo kalau di Indonesia. Panti jompo yang berada satu kompleks dengan salah satu universitas besar di Duluth dan berfasilitas lengkap sampai memiliki unit klinik sendiri. Salah seorang kenalan mengangsurkan sebuah majalah dan di situ ada resep penggunaan pesto, bukan resep pesto. Diantaranya bisa untuk bumbu memanggang ikan. Wah menarik sekali. Untuk resep pestonya, bisa dicari di situs majalah tersebut.

Ternyata rasanya memang huenuk bangets. Ikannya gak perlu direndem bumbu sampe semalamanpun, udah kerasa enaknya. Bikin pestonyapun gak terlalu ribet.

DSC_0013editlabel

Bahan bahannya (sudah aku modifikasi berdasarkan kesukaan dan tersedianya jumlah bahan yang ada):
1. 1 cup almond
2. 2 cup daun basil segar
3. 5 siung bawang putih
4. EVOO (Extra Virgin Olive Oil) secukupnya (aku ngasihnya sampe omber omber)
5. Air (aku gak pake)
6. garam dan lada secukupnya
7. 1 cup keju Parmesan parut

Cara:
1. Panggang almond sampai bagian tengahnya coklat muda (enggak putih lagi).
2. Masukkan semua bahan kecuali keju ke dalam food processor untuk dihancurkan sampai lembut.
3. Terakhir masukkan keju parut dan aduk merata.

Advertisements

36 thoughts on “Pesto

    • Gak cuma Padangsidempuan Ed tapi seluruh Indonesia ada pesto besor. hihihihihi….

      1 cup [US] = 236.588 236 5 milliliter
      Sumber: http://www.onlineconversion.com/volume.htm.

      Cup = satuan volume di Amerika. Kami kalau memasak biasa pake ukuran cup, makanya kalau baca resep2 dari buku resep di Amerika, pake standar ukuran cup. Lebih enak gini, gak perlu nimbang nimbang. Udah ada mangkok dengan ukuran masing masing yg biasanya terdiri dari 1 cup, 1/2 cup, 1/3 cup dan 1/4 cup.

      Ada lagi ukuran yang menggunakan tablespoon dan teaspoon, mulai dari 1, 1/2, 1/4 sampe 1/8.

  1. kebetulan dibahas.. blom lama dikasih dua toples pesto, yang di gambar mbak evia itu pesto genovese ya kalu lihat pesto di rumah sih.. satu lagi toples pesto rosso.. yang pesto genovese enak buat ikan & pizza juga tempe dipanggang.. yang pesto rosso enak buat daging, jadi kaya marinate gitu.. itu dijelasin teman yang kasih sih.. barter bumbu, maren daku kirimin bumbu pecel & bumbu sambel terasi, eh dikirimin dua pesto ini.. baru dipake pesto genovese untuk ikan & ayam panggang.. emang enak.. ga perlu rendem lama pun.. jadi kaya bumbu sate gitu..

Leave a reply [Please don't spam but OOT is highly appreciated :P]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s