Musim gugur di ndeso Duluth dan sekitarnya

Teman baik saya sedang bertamu ke Duluth, dia tinggalnya di Shanghai (RRC – Republik Rakyat Cina). Sebetulnya tujuan utamanya mengunjungi suaminya yang baru saja pindah di South Carolina. Mumpung lagi di Amerika, sekalian nengokin saya, begitu. Tahun lalu si teman baik ini juga mengunjungi saya dengan tujuan merasakan dan menonton musim gugur yang memang sudah sangat kondang bahwa kawasan utara Amerika (termasuk Minnesota) sangat cantik di musim gugur. Warna warninya memikat. Saya sendiri enggak begitu menyadari. Yah biasalah, karena sudah merupakan pemandangan sehari hari jadinya gak begitu perhatiin. Setelah dilihat lihat, iya ya…Duluth ini cantik banget kalau musim gugur.

Kecantikan musim gugur tersebut menginspirasi saya untuk proyek memotret anak anak SMA untuk proyek buku tahunan mereka (istilahnya graduation book). Kebetulan sekali tenggat waktunya bulan Oktober, pas puncak puncaknya musim gugur. Sebetulnya salah satu dari klien anak anak tersebut sudah saya potret di musim panas. Meskipun begitu, saya beri alternatif suasana musim gugur. Gayung bersambut.

Mulailah saya berburu lokasi. Sayangnya, saya perhatikan di sekitar rumah saya (Duluth, Minnesota) hingga akhir September daun daun masih hijau. Sayapun berburu ke utara. Tetap gak memuaskan karena perubahan warna hanya kuning. Itupun gak seberapa banyak. Belum memerah seperti biasanya. Mungkin karena musim panas tahun ini datang terlambat, bulan Meipun masih turun salju.

DSC_6515editlabel

Eh…ndilalah sewaktu saya ubek ubek kampus UMD (University of Minnesota Duluth), di sana ada hutan kecil yang asri, warnanya luar biasa. Cantik!! Daun daun merah kuning oranye. Jauh jauh jalan ke utara, ngglethek deket deket rumah ada yang ciamik soro. Kampus UMD memang tak jauh dari rumah, jalan kaki 10 menitpun sudah nyampai.

DSC_6609editlabel-001

Berhubung ngubek ubeknya ditemani cewek cewek centil, begitu nemu lokasi langsung pada berpose minta dipotret. Yang satu lagi melendung gede yang satu demen berpose ala jahe jahe India.

This slideshow requires JavaScript.

Selain kampus UMD, ada lokasi lain namanya Enger Tower. Saya menyebutnya lokasi pemotretan sejuta umat walaupun penduduk Duluth hanya 86ribu sekian. Saking populernya tempat ini nyari tempat parkir di akhir pekan susahnya minta ampun.

DSC_7256editlabel

Secara pribadi, saya lebih demen lokasi yang tersembunyi dan tak banyak yang tahu. Karena apa? Karena gak ada saingan, motret bisa leluasa. Karena tersembunyi, gak banyak yang tahu otomatis gak banyak orang lewat. Salah satu lokasi tersembunyi tersebut adalah di belakang rumah orang, gak jauh dari Chester Park. Sepi banget.

DSC_7202editlabel

Selain Chester Park, ada yang rada jauh, tapi gak jauh jauh amat. Areanya masuk di West Duluth, bersebelahan dengan jembatan sungai St. Louis.

DSC_6976editlabel

Lokasi berkutnya agak jauh lagi sekitar 35 miles dari Duluth, berada di kiri jalan State Highway 23, jalan bebas hambatan yang juga kondang dengan sebutan “scenic route to Duluth.” Disebut demikian karena sepanjang jalan sejak dari Banning state park hingga menuju Duluth pemandangannya sangat cantik dengan sungai sungai kecil yang melintasi diantaranya.

This slideshow requires JavaScript.

Belum lagi kalau diperhatikan lebih dekat, dalam selembar daun terdiri dari berbagai warna dengan paduan memikat. Subhanallah cantik!!

This slideshow requires JavaScript.

Ah Duluth memang indah, gak bosen bosennya ngulik kota ndeso ini.

Advertisements

56 thoughts on “Musim gugur di ndeso Duluth dan sekitarnya

  1. Alhamdulillah, aku bisa pake internet lagi, jadi bisa nikmati tulisan peminat kelepon lagi.
    Ampir di mana-mana, autumn itu indah, kecuali di London dengan hujannya dan angin kencangnya, yang bikin beberapa payung ku tekuk lutut,

  2. mbak Eviiiii…potone selalu ayu ayu….:). Njenengan lama tidak posting, makkhansa kira lagi backpakeran kemana gitu.

    Alhamdulillah makkhansa dah dapat visa. maret kemarin permohonan visanya ditolak karena permanent resident expired :(. jadi ngurus permanent resident dulu. 3 bulan baru jadi trus apply visa lagi. dapat appointment tgl 8 Oct. Lha mantenane tgl 5 Oct. Akhirnya manyun gak bisa ikutan ke Boston buat ke mantenan.

    ah…tapi kalo mo ke rumah njenengan, sudah bisa :), kari nggolek waktu yang tepat alias bisa melarikan diri bbrp hari dari kerja :). klasane sik digelar tho mbak :):):)

    • Maksud dari lokasi pemotretan sejuta umat karena lokasinya jadi tempat favorit buat pemotretan cak Iwan. Pemotretan profesional maupun amatir, turis asing maupun penduduk lokal. Akhir minggu lalu aku ke sana, beuhhh tempat parkirnya penuh bahkan sampai di pintu luar. Aku liat2 ke dalam, banyak fotografer lagi motret. Di salah satu papan pemberitahuan, ada pojok yang laris jadi tempat upacara pernikahan maupun motret.

      Jadi gak salah kalau aku nyebutnya lokasi pemotretan sejuta umat. Emang sih lokasinya cakep, berada di ketinggian, dari sana bisa melihat danau Superior nun jauh di bawah sana. Di tengah2 Enger Tower ada taman yang rimbun pepohonan dimana kalau lagi musim gugur warna warni daun sangat memikat, cantik sekali.

      Tapi karena banyak orang, males deh di sana. Kecuali kalau sepi ya ndak apa apa. Dengan catatan, atas permintaan konsumen.

Leave a reply [Please don't spam but OOT is highly appreciated :P]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s