Hikayat musim dingin [1] – Pelupa

Aku gampang sekali lupa. Di musim dingin, sifat pelupaku sering membawa bencana. Salah satu sebabnya adalah karena banyaknya printhilan yang kudu dipake sebelum keluar rumah meskipun hanya ke tetangga sebelah.

Mulai dari kupluk, sarung tangan, kaos kaki, jaket dan sepato boots khusus winter.  Kaos kaki dan long underwear sih hampir selalu pake meskipun hanya di dalam rumah. Semua itu masih ditambah dengan pelembab kulit dan pelembab bibir yang kudu dioleskan setiap saat supaya kulit tidak kering. Aku pernah lupa gak menggunakan pelembab selama beberapa hari. Hasilnya, kulitku mlethek dan bibir pecah pecah. Duhh…perihnya. Aku memang paling malas urusan perawatan.

Itu makanya, aku selalu menyediakan pelembab di sudut2 rumah dimana aku biasanya menggunakan. Seperti di dekat wastafel dapur, di kamar mandi (ini wajib), di dalam mobil dan di dalam tas. Begitu juga pelembab bibir, selain di beberapa kamar seperti pengadaan pelembab kulit, juga aku siapkan di saku jaket. Jaga jaga kalau kelupaan.

Karena fokus dengan printhilan musim dingin, seringkali hal hal lain terlupakan. Seperti misalnya dompet. Pernah mengalami kejadian begitu. Periksa badan, semuanya dah lengkap mulai dari ujung kepala sampe ujung kaki. Eh begitu sudah sampe tujuan, dompet lupa dicangking. Untungnya aku terbiasa menyimpan recehan di kantong tas. Untungnya lagi gak belanja banyak barang sehingga duitnya cukup.

Kali lain,  lupa pake sepatu. Periksa badan, udah lengkap dari ujung kepala sampe ujung kaki. Masih pake kaos kaki karena masih di dalam rumah. Keluar rumah lewat basement karena garasi di basement. Ucluk ucluk masuk mobil, buka pintu garasi kemudian injak gas memundurkan mobil, siap untuk melaju ke jalan raya. Lha kok ada rasa semriwing di kaki. Eala…ternyata belum pake sepatu.

DSC_0051edit

Advertisements

30 thoughts on “Hikayat musim dingin [1] – Pelupa

    • Sepatu, selimut, sarung tangan sampe bantal juga mbak.
      Jalan jalan ke China’nya Insya Allah tahun depan, sambil pulang mudik.
      Lama gak posting karena lagi riweh nih, ada yang kudu dikerjain.

    • Lho kok aneh ya?
      Padahal gak tak apa2in.
      Ini setelah tak ubek ubek, sekarang dah bisa lagi. Aneh deh, kudu dicontreng lagi “allow comment” nya. Biasanya gak begitu.

      Tetep bener kalau pake membersihkan, kan membersihkan salju di driveway & trotoar. Saljunya dipindahin kemana, nah itu urusan lain lagi. Hahahahahaha… *ngeles*

Leave a reply [Please don't spam but OOT is highly appreciated :P]

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s